Jumat, 03 April 2020 14:26:33

Tim FKM UI : Tanpa Intervensi Negara 2,5 Juta Orang Indonesia Potensi Positif Corona

Tim FKM UI : Tanpa Intervensi Negara 2,5 Juta Orang Indonesia Potensi Positif Corona

Beritabatavia.com - Berita tentang Tim FKM UI : Tanpa Intervensi Negara 2,5 Juta Orang Indonesia Potensi Positif Corona

Dalam draf “Covid-19 Modelling Scenarios Indonesia” yang disusun Tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) ...

Tim FKM UI : Tanpa Intervensi Negara 2,5 Juta Orang Indonesia Potensi Positif Corona Ist.
Beritabatavia.com -

Dalam draf “Covid-19 Modelling Scenarios Indonesia” yang disusun Tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) memprediksi 2,5 juta orang Indonesia potensi tertular virus corona atau covid-19, bila tidak ada intervensi serius dari negara.
Penyusunan draf “COVID-19 Modelling Scenarios, Indonesia” itu atas permintaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan sudah disampaikan pada 27 Maret 2020 lalu.

"Kita diminta oleh Bappenas," kata pakar epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono, seperti dilansir detikcom, Minggu (29/3/2020).

Dalam draf yang disusun Pandu Riono bersama anggota tim diantaranya Iwan Ariawan, Muhammad N Farid dan Hafizah Jusril, disebutkan, pasien yang tertular virus corona tidak bisa dibiarkan sembuh sendiri. Pandemi corona atau covid-19 harus ada intervensi serius dari pemerintah. Apabila tidak ada peningkatan upaya yang dilakukan untuk penyebaran virus, maka 2,5 juta warga Indonesia potensi terjangkit virus corona.

Disebutkan, Indonesia hari ini, (saat draf disusun)  sudah ada 1.155 kasus positif COVID-19,  dan meninggal 102 orang. Kasus-kasus itu bukan sekadar angka, tapi merupakan jumlah manusia. Angka itu bisa meningkat berlipat-lipat bila tak ada intervensi tingkat tinggi dari pemerintah untuk menanggulangi penyebaran COVID-19.
Juga dijelaskan tentang jenis-jenis intervensi terhadap penularan COVID-19 yang disampaikan Tim FKM UI:
1.Tanpa intervensi
2. Intervensi rendah: jaga jarak sosial secara sukarela, membatasi kerumunan massa
3. Intervensi moderat: tes massal cakupan rendah, mengharuskan jaga jarak sosial (penutupan sekolah/bisnis)
4. Intervensi tinggi: tes massal cakupan tinggi, mewajibkan jaga jarak sosial

Menurut laporan yang dibuat dalam draf, pemerintah Indonesia saat ini baru hanya melakukan imbauan.

"Yang sekarang hanya ada imbauan. Jadi, antara tanpa intervensi dan intervensi rendah," kata Pandu Riono, Doktor epidemiologi lulusan University of California Los Angeles ini.

Tim FKM UI menjelaskan, 1 orang positif covid-19  bisa menginfeksi setidaknya 2 orang lainnya. Prediksi dengan menggunakan indikator jumlah penduduk 268 juta, sebanyak 52,9 persen populasi tinggal di wilayah urban, 14,8 persen tinggal di rumah kurang dari 8 meter persegi, angka terjadinya pneumonia (penyakit radang paru-paru) adalah 1,3 per 1.000 orang,  28,2 persen penduduk bepergian, 50,2 persen mencuci tangan dengan cara tidak benar.

Kemudian prediksi jumlah kasus covid-19 berdasarkan jenis-jenis intervensi adalah :
1. Tanpa intervensi: Sebanyak  2.500.000 orang berpotensi terjangkit COVID-19
2. Intervensi rendah: bisa mencapai  1.750.000 orang berpotensi terjangkit COVID-19
3. Intervensi moderat: sekitar 1.250.000 orang berpotensi terjangkit COVID-19
4. Intervensi tinggi: sekitar 500.000 orang berpotensi terjangkit COVID-19

Prediksi tersebut diasumsikan terjadi pada hari ke-77. Tim menggunakan patokan hari ke-1 pada pekan pertama Februari 2020 atau lebih awal dari pengumuman kasus pertama oleh Pemerintah Indonesia (2 Maret). Sebab,  data yang diperoleh dari rumah sakit di Indonesia sudah menunjukkan adanya peningkatan kasus pneumonia dan gejala mirip COVID-19 sejak pekan pertama Februari.

Sedangkan prediksi jumlah kematian berdasarkan tingkat intervensi yang dilakukan pemerintah untuk mencegah wabah virus corona atau covid-19 adalah: 

1. Tanpa intervensi: mencapai 240.244
2. Intervensi rendah: hingga 144.266
3. Intervensi moderat: mencapai 47.984
4. Intervensi tinggi:  sebanyak 11.898
Untuk mencegah jumlah warga Indonesia agar tidak menjadi korban wabah virus corona atau covid-19. Pemerintah harus melakukan tindakan maksimal dengan tingkat intervensi tinggi. O son

Berita Lainnya
Minggu, 24 Mei 2020
Sabtu, 23 Mei 2020
Jumat, 22 Mei 2020
Kamis, 21 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Selasa, 19 Mei 2020
Senin, 18 Mei 2020
Minggu, 17 Mei 2020
Sabtu, 16 Mei 2020
Jumat, 15 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Rabu, 13 Mei 2020