Jumat, 24 April 2020 16:12:29

Kesedihan & Air Mata, Pasien Positif 8.211 Sembuh 1.002 Meninggal 689 Dirawat 6.520

Kesedihan & Air Mata, Pasien Positif 8.211 Sembuh 1.002 Meninggal 689 Dirawat 6.520

Beritabatavia.com - Berita tentang Kesedihan & Air Mata, Pasien Positif 8.211 Sembuh 1.002 Meninggal 689 Dirawat 6.520

Kesedihan dan air mata keluarga korban meninggal akibat virus corona atau covid-19 dan isak tangis kerinduan keluarga para medis yang sudah ...

Kesedihan & Air Mata, Pasien Positif 8.211 Sembuh 1.002 Meninggal 689 Dirawat 6.520 Ist.
Beritabatavia.com -

Kesedihan dan air mata keluarga korban meninggal akibat virus corona atau covid-19 dan isak tangis kerinduan keluarga para medis yang sudah sebulan tidak bertemu. Hendaknya memicu kesadaran untuk displin menaati anjuran dan imbauan tentang pencegahan penyebaran dan penularan covid-19 yang telah disampaikan pemerintah. Serta menuntut Pemerintah lebih serius dan fokus melakukan intervensi yang lebih ekstrim, agar pandemic virus corona cepat berakhir.

Masyarakat berharap kebijakan pemerintah dilaksanakan dengan tegas dan cepat. Semua ketentuan protokol kesehatan dan kebijakan dilaksanakan dengan konsisten, agar pencegahan penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19 efektif.

Kemampuan tim medis dan kecanggihan teknologi serta kebijakan yang dibuat tidak akan efektif apabila pelaksanaannya tidak serius dan fokus. Seperti PSBB yang telah diterapkan Gubernur DKI Jakarta sejak 10 April 2020 dan disusul dengan wilayah Bogor,Depok, Tangerang, Bekasi, serta sejumlah daerah di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa. Tetapi kurang memberikan dampak signifikan terhadap pencegahan penyebaran dan penularan covid-19. Justru penyebaran semakin massif dan jumlah pasien yang tertular terus bertambah.  

Berdasarkan data berbasis laporan dari fasilitas kesehatan di DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, terhitung Jumat 24 April 2020. Tercatat jumlah pasien terkonfirmasi positif virus corona atau covid-19 di wilayah DKI Jakarta, bertambah 99 orang sehingga jumlah total menjadi 3.605 orang.  Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 35 orang dan jumlah totalnya menjadi 327 orang.

Kemudian pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 15 orang sehingga jumlah total menjadi 331 orang. Sementara   pasien yang dirawat berkurang 22 orang maka jumlah total tinggal 1.988 orang. Pasien yang melakukan isolasi mandiri bertambah 71 orang maka jumlah totalnya menjadi 959 orang.

Juru bicara (Jubir) Pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, ditengah semakin masifnya penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19. Pemerintah terus bekerja keras yang dilaksanakan kementerian dan lembaga serta semua elemen yang dikordinir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Achmad Yurianto membenarkan penyebaran sudah ke seluruh wilayah negeri ini, dan jumlah yang terinfeksi juga terus bertambah. Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan penangangan Covid-19,  Jumat 24 April 2020, jumlah terbanyak pasien terkonfirmasi positif covid-19 ada di DKI Jakarta. Disusul dengan  wilayah Jawa Barat sebanyak 862 orang dan Jawa Timur 690 orang serta Jawa Tengah 575 orang. Kemudian wilayah Sulawesi Selatan sebanyak 420 orang dan Banten 359 orang. Lalu Bali 177 orang, Papua 136 orang dan Kalimantan Selatan 132 orang serta NTB sebanyak 153 orang dan Sumaatera Selatan 106 orang. Sedangkan wilayah lainnya rata-rata antara 60-90 orang .

Sementara update informasi covid-19 secara nasional hingga 24 April 2020 berdasarkan data yang dikumpulkan dari rumah sakit yang menangani covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, hingga Jumat 24 April 2020, pukul 12.00 WIB. Tercatat, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 bertambah 436 orang sehingga jumlah total sebanyak 8.211 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan intensif bertambah 42 orang maka jumlah total menjadi 1.002 orang. Kemudian jumlah pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 42 orang maka jumlah total yang meninggal sebanyak 689 orang. Begitu juga pasien yang sedang menjalani perawatan sebanyak 6.520 orang.

Achmad Yurianto kembali meminta semua pihak agar terus meningkatkan kesadaran untuk menaati imbauan dan anjuran tentang pencegahan penyebaran dan penularan covid-19 yang telah disampaikan pemerintah.

“Peningkatan jumlah pasien yang tertular dan penyebaran wilayah yang terus bertambah, adalah bukti agar kita lebih waspada dan tetap menaati imbaun dan anjuran pemerintah,” kata Achmad Yurianto, Jumat (24/4).

Menurutnya, upaya efektif untuk mengatasi covid-19 adalah dengan cara memutus mata rantai penyebaran dan penularan. Sehingga sosial distancing dan stay at home serta physical distancing maupun menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun, adalah upaya efektif untuk mencegah penyebaran dan penularan covid-19.

Selain itu, pria yang biasa disapa Yuri itu mengatakan, penanganan covid-19 tetap menjadi prioritas pemerintah. Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah dikordinir oleh Gugus Tugas Penanganan covid-19. Seperti  test real time specimen lebih dari 65 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC).

Dijelaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas peralatan laboratorium dan penambahan jumlah yang saat ini sebanyak 45 laboratorium yang berada di berbagai wilayah Indonesia. Membuka lebih banyak konsultasi telemedis dengan menggunakan teknologi, untuk mengurangi kunjungan orang ke rumah sakit.

Diharapkan dengan kecanggihan peralatan dan jumlah laboratorium yang ideal, akan mempercepat proses pemeriksaan dan mendapatkan hasil sebagai data dan informasi yang valid tentang covid-19. Sehingga dapat ditentukan pola tindakan dan tracing yang akan dilakukan agar pemutusan rantai penyebaran dan penularan covid-19 efisien dan efektif. O son
 

Berita Lainnya
Kamis, 21 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Selasa, 19 Mei 2020
Senin, 18 Mei 2020
Minggu, 17 Mei 2020
Sabtu, 16 Mei 2020
Jumat, 15 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Rabu, 13 Mei 2020
Selasa, 12 Mei 2020
Senin, 11 Mei 2020
Senin, 11 Mei 2020