Rabu, 29 April 2020 16:29:51

KPK Didesak Usut Dana Covid-19, Pasien Positif 9.771 Sembuh 1.391 Meninggal 784

KPK Didesak Usut Dana Covid-19, Pasien Positif 9.771 Sembuh 1.391 Meninggal 784

Beritabatavia.com - Berita tentang KPK Didesak Usut Dana Covid-19, Pasien Positif 9.771 Sembuh 1.391 Meninggal 784

Komisi III DPR RI mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi dan mengusut dugaan perbuatan yang merugikan negara dalam menggunakan ...

KPK Didesak Usut Dana Covid-19, Pasien Positif 9.771 Sembuh 1.391 Meninggal 784 Ist.
Beritabatavia.com -

Komisi III DPR RI mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi dan mengusut dugaan perbuatan yang merugikan negara dalam menggunakan anggaran penanganan wabah virus corona atau covid-19.

Sementara ahli hukum dan peneliti universitas 11 Maret, DR. Muhammad  Taufik, mempertanyakan kemampuan dan keseriusan pemerintah menangani segala permasalahan yang mencuat akibat wabah virus corona atau covid-19. Kebijakan-kebijakan terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan atau situasi yang sedang terjadi. Sehingga potensi memicu keresahan masyarakat yang lebih luas.

“Bila intervensi pemerintah tidak maksimal, sementara warga yang terdampak terus bertambah, potensi memicu tindakan yang diluar normal,” kata Taufik.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan pemerintah tetap fokus dan kerja keras melakukan pencegahan penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19 yang dikordinasikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19.

Achmad Yurianto meminta masyarakat agar lebih waspada dan meningkatkan displin menjalankan imbauan dan anjuran pemerintah seperti stay at home, sosial distancing, physical distancing, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun.

Pemerintah juga terus melakukan evaluasi untuk peningkatan kualitas kebijakan  Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah dilaksanakan di wilayah DKI sejak 10 April 2020 dan disusul wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan sejumlah daerah lainnya. Serta kebijakan larangan mudik yang diterapkan sejak 24 April 2020. Sebelumnya, pemerintah telah meliburkan kegiatan sekolah dan aktivitas sosial yang mengundang keramaian hingga melaksanakan ibadah  di rumah.

Agar  upaya pemutusan rantai penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19 lebih efektif. Tentu harus disertai dengan  displin masyarakat dan intervensi serta sikap tegas pemerintah melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19. Sehingga tidak seperti  up date informasi pencegahan covid-19 yang dari hari ke hari terus bertambah.

Seperti up date informasi pencegahan covid-19 di wilayah DKI Rabu  29 April 2020, dengan data berbasis laporan dari fasilitas kesehatan di DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, terhitung Rabu 29 April  2020. Tercatat jumlah pasien terkonfirmasi positif virus corona atau covid-19 di wilayah DKI Jakarta, bertambah 83 orang sehingga jumlah total menjadi 4.033 orang.

Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 71 orang  sehingga jumlah totalnya tetap sebanyak 412 orang. Kemudian  pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 2 orang sehingga jumlah total menjadi 381 orang. Sementara   pasien yang dirawat berkurang 22 orang sehingga jumlahnya menjadi 2.002 orang. Pasien yang melakukan isolasi mandiri bertambah 32 orang maka jumlah totalnya menjadi 1.238 orang.

Juru bicara (Jubir) Pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, ditengah semakin masifnya penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19. Pemerintah yang dilaksanakan kementerian dan lembaga serta semua elemen terus bekerja keras yang dikordinir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Achmad Yurianto juga menyampaikan  update informasi covid-19 secara nasional dengan berdasarkan data yang dikumpulkan dari rumah sakit yang menangani covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, hingga Rabu 29 April 2020, pukul 12.00 WIB. Dijelaskan, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 mengalami peningkatan atau bertambah 260 orang sehingga jumlah total sebanyak 9.771 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan intensif bertambah 137 orang maka jumlah total menjadi 1.391 orang. Kemudian jumlah pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 11 orang maka jumlah total yang meninggal sebanyak 784 orang.

Achmad Yurianto mengingatkan semua pihak agar terus meningkatkan kesadaran untuk menaati imbauan dan anjuran tentang pencegahan penyebaran dan penularan covid-19 yang telah disampaikan pemerintah. Peningkatan jumlah pasien yang tertular dan penyebaran wilayah yang terus bertambah, adalah bukti agar kita lebih waspada dan tetap menaati imbaun dan anjuran pemerintah.

“Tidak keluar rumah dan tidak mudik adalah langkah tepat untuk menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman covid-19,” kata Achmad Yurianto, Rabu (29/4).

Pria yang biasa disapa Yuri itu memastikan,  penanganan covid-19 tetap menjadi prioritas pemerintah. Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah dikordinir oleh Gugus Tugas Penanganan covid-19. Seperti  test real time specimen lebih dari 86 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC).

Dijelaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas peralatan laboratorium dan penambahan jumlah yang saat ini sebanyak 89 laboratorium yang berada di berbagai wilayah Indonesia. Membuka lebih banyak konsultasi telemedis dengan menggunakan teknologi, untuk mengurangi kunjungan orang ke rumah sakit.
Diharapkan dengan kecanggihan peralatan dan jumlah laboratorium yang ideal, akan mempercepat proses pemeriksaan dan mendapatkan hasil sebagai data dan informasi yang valid tentang covid-19. Sehingga dapat ditentukan pola tindakan dan tracing agar pemutusan rantai penyebaran dan penularan covid-19 efisien dan efektif. O son
 

Berita Lainnya
Jumat, 16 Oktober 2020
Kamis, 15 Oktober 2020
Rabu, 14 Oktober 2020
Selasa, 13 Oktober 2020
Senin, 12 Oktober 2020
Minggu, 11 Oktober 2020
Sabtu, 10 Oktober 2020
Jumat, 09 Oktober 2020
Kamis, 08 Oktober 2020
Rabu, 07 Oktober 2020
Selasa, 06 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020