Jumat, 01 Mei 2020 15:54:14

Virus Corona Makin Liar, Pasien Positif 10.551 Sembuh 1.591 Meninggal 800

Virus Corona Makin Liar, Pasien Positif 10.551 Sembuh 1.591 Meninggal 800

Beritabatavia.com - Berita tentang Virus Corona Makin Liar, Pasien Positif 10.551 Sembuh 1.591 Meninggal 800

Pemerintah meminta masyarakat tetap waspada dan displin menjalankan imbauan dan anjuran seperti stay at home, sosial distancing, physical ...

Virus Corona Makin Liar, Pasien Positif 10.551  Sembuh 1.591 Meninggal 800 Ist.
Beritabatavia.com -

Pemerintah meminta masyarakat tetap waspada dan displin menjalankan imbauan dan anjuran seperti stay at home, sosial distancing, physical distancing, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun. Serta menaati kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik yang telah ditetapkan pemerintah.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19,Achmad Yurianto, mengatakan, penanganan covid-19 tetap menjadi perioritas pemerintah dan terus melakukan evaluasi untuk peningkatan kualitas kebijakan  seperti PSBB yang sudah dilaksanakan di wilayah DKI sejak 10 April 2020 dan disusul wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan sejumlah daerah lainnya. Serta kebijakan larangan mudik yang diterapkan sejak 24 April 2020. Sebelumnya juga, pemerintah telah meliburkan kegiatan sekolah dan aktivitas sosial yang mengundang keramaian hingga melaksanakan ibadah  di rumah.

Achmad Yurianto mengakui, perlu kerja lebih keras, fokus, agar hasil dari upaya-upaya yang dilakukan memberikan dampak signifikan terhadap pencegahan penyebaran dan penularan covid-19. Oleh karena itu, Achmad Yurianto mengimbau ditengah upaya pemerintah untuk meningkatkan intervensi dan ketegasan dalam melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19. Hendaknya masyarakat juga lebih meningkatkan kesadaran dan displin menaati anjuran dan imbauan yang telah disampaikan pemerintah.   

Supaya tidak seperti up date informasi pencegahan covid-19 yang dari hari ke hari terus bertambah. Seperti up date informasi pencegahan covid-19 di wilayah DKI, dengan data berbasis laporan dari fasilitas kesehatan di DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, Jumat 1 Mei 2020. Tercatat jumlah pasien terkonfirmasi positif virus corona atau covid-19 di wilayah DKI Jakarta, bertambah 145 orang sehingga jumlah total menjadi 4.283 orang.
Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 15 orang sehingga jumlah totalnya  sebanyak 427 orang. Begitu juga pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 12 orang maka jumlah totalnya 393 orang. Sementara   pasien yang dirawat bertambah 78 orang sehingga jumlahnya menjadi 2.151 orang. Pasien yang melakukan isolasi mandiri bertambah 41 orang maka jumlah totalnya menjadi 1.312 orang.

Menurut Achmad Yurianto, ditengah semakin masifnya penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19. Pemerintah melalui  kementerian dan lembaga serta semua elemen terus bekerja keras yang dikordinir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dia juga menyampaikan  update informasi covid-19 secara nasional dengan berdasarkan data yang dikumpulkan dari rumah sakit yang menangani covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, pada Jumat 1 Mei 2020, pukul 12.00 WIB. Tercatat, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 mengalami peningkatan atau bertambah 433 orang sehingga jumlah total sebanyak 10.551 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan intensif bertambah 69 orang maka jumlah total menjadi 1.591 orang. Kemudian jumlah pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 8 orang maka jumlah total yang meninggal sebanyak 800 orang.

Achmad Yurianto mengingatkan, peningkatan jumlah pasien yang tertular dan penyebaran wilayah yang terus bertambah, adalah bukti agar kita lebih waspada dan tetap menaati imbaun dan anjuran pemerintah.

“Tidak keluar rumah dan tidak mudik adalah langkah tepat untuk menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman covid-19,” kata Achmad Yurianto, Jumat (1/5).

Pria yang biasa disapa Yuri itu memastikan,  pemerintah tetap memprioritaskan penanganan covid-19. Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah dikordinir oleh Gugus Tugas Penanganan covid-19. Seperti  test real time specimen lebih dari 102 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC).

Dijelaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas peralatan laboratorium dan penambahan jumlah yang saat ini sebanyak 89 laboratorium yang berada di berbagai wilayah Indonesia, sudah aktif digunakan. Membuka lebih banyak konsultasi telemedis dengan menggunakan teknologi, untuk mengurangi kunjungan orang ke rumah sakit.
Diharapkan, kecanggihan peralatan dan jumlah laboratorium yang ideal, akan mempercepat proses pemeriksaan dan mendapatkan hasil sebagai data dan informasi yang valid tentang covid-19. Sehingga dapat ditentukan pola tindakan dan tracing agar pemutusan rantai penyebaran dan penularan covid-19 efisien dan efektif.

Sementara, berdasarkan up date data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, hingga Kamis 30 April 2020, wilayah penyebaran kasus yang terkonfirmasi positif covid-19 tertinggi di DKI Jakarta sebanyak 4.135 kasus disusul Jabar sebanyak 1.012, Jawa Timur 958, Jateng 724, Sulsel 491.
Sementara wilayah Banten sebanyak 404 kasus, NTB 230, Bali 222, Papua 205, Kalsel 170 kasus. Kemudian Sumatera Selatan sebanyak 150 kasus, Sumbar 148, Kalteng 145, Kaltim 134, Sumut 117.
Sedangkan wilayah Kalimantan Utara sebanyak 100 kasus, DIY 95, Kepri 89 , Sulawesi Tenggara 62, Kalbar 58, Sulteng 47, Lampung 46, Sulut 45, Sulbar 42, Riau 41, Maluku Utara 40, Papua Barat 37. Selanjutnya wilayah Jambi sebanyak 32 kasus, Maluku23, Gorontalo 15, Bengkulu 12, Aceh 10, Bangka Belitung 10 dan NTT 3 kasus. O son
 

Berita Lainnya
Jumat, 16 Oktober 2020
Kamis, 15 Oktober 2020
Rabu, 14 Oktober 2020
Selasa, 13 Oktober 2020
Senin, 12 Oktober 2020
Minggu, 11 Oktober 2020
Sabtu, 10 Oktober 2020
Jumat, 09 Oktober 2020
Kamis, 08 Oktober 2020
Rabu, 07 Oktober 2020
Selasa, 06 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020