Rabu, 06 Mei 2020 08:53:17

Perlahan Terus Bertambah, Pasien Positif 12.071 Sembuh 2.197 Meninggal 872

Perlahan Terus Bertambah, Pasien Positif 12.071 Sembuh 2.197 Meninggal 872

Beritabatavia.com - Berita tentang Perlahan Terus Bertambah, Pasien Positif 12.071 Sembuh 2.197 Meninggal 872

Ditengah kerja keras pemerintah lewat kementerian dan lembaga serta pihak terkait dalam kordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk ...

Perlahan Terus Bertambah, Pasien Positif 12.071  Sembuh 2.197 Meninggal 872  Ist.
Beritabatavia.com -

Ditengah kerja keras pemerintah lewat kementerian dan lembaga serta pihak terkait dalam kordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk memutus rantai penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19. Justru jumlah yang tertular dan wilayah penyebaran virus corona atau covid-19, perlahan terus bertambah.

Imbauan serta anjuran pemerintah tetap stay at home, work from home, sosial distancing, physical distancing, memakai masker dan cuci tangan dengan sabun. Serta kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik. Tetap menjadi upaya efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto mengingatkan semua masyarakat tetap waspada dan displin menaati imbauan dan anjuran serta kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Anjuran dan imbauan serta kebijakan pemerintah tersebut merupakan persyaratan mutlak agar terhindar dari penularan covid-19. Maka laksanakan dengan kesadaran dan displin yang ketat,” kata Achmad Yurianto, Selasa (5/5).

Menurutnya, pemerintah terus meningkatkan intervensi dan ketegasan dalam melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19. Achmad Yurianto berharap, agar hasilnya maksimal, hendaknya disertai kesadaran dan displin masyarakat menaati anjuran dan imbauan yang telah disampaikan pemerintah.  

Dia juga mengatakan, agar PSBB yang telah dilaksanakan di wilayah DKI sejak 10 April 2020 dan disusul wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan sejumlah daerah lainnya, harus terus ditingkatkan. Supaya penyebaran dan penularan virus corona tidak terus bertambah dari hari ke hari.

Seperti up date informasi pencegahan covid-19 di wilayah DKI yang berdasarkan data berbasis laporan dari fasilitas kesehatan di DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, Selasa 5 Mei 2020. Tercatat jumlah pasien terkonfirmasi positif virus corona atau covid-19 di wilayah DKI Jakarta, bertambah 167 orang sehingga jumlah total menjadi 4.641 orang.

Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 61 orang sehingga jumlah totalnya  sebanyak 711 orang.  Pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 2 orang maka jumlah totalnya 414 orang. Sementara   pasien yang dirawat bertambah 66 orang sehingga jumlahnya menjadi 2.146 orang. Sedangkan jumlah yang melakukan isolasi mandiri bertambah 40 orang maka jumlah totalnya menjadi 1.370 orang.

Achmad Yurianto memastikan, ditengah semakin masifnya penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, terus bekerja keras.

Kendati hasilnya belum memberikan dampak signifikan. Sehingga masih terjadi kenaikan pada setiap up date informasi covid-19. Secara nasional dengan berdasarkan data yang dikumpulkan dari rumah sakit yang menangani covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, hingga pada Selasa 5 Mei 2020, pukul 12.00 WIB.

Tercatat, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 mengalami peningkatan atau bertambah 484 orang sehingga jumlah total sebanyak 12.071 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan intensif bertambah 243 orang maka jumlah total menjadi 2.197 orang. Kemudian jumlah pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 8 orang maka jumlah total yang meninggal sebanyak 872 orang.

Achmad Yurianto mengingatkan, peningkatan jumlah pasien yang tertular dan wilayah penyebaran terus bertambah, adalah bukti agar kita lebih waspada dan tetap menaati imbaun dan anjuran pemerintah.

“Tidak keluar rumah dan tidak mudik adalah langkah tepat untuk menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman covid-19,” kata Achmad Yurianto, Selasa  (5/5).
Dia memastikan, penanganan covid-19 tetap menjadi prioritas pemerintah.  Berbagai upaya telah dilakukan seperti  test real time specimen lebih dari 121 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC).

Kemudian meningkatkan kualitas peralatan laboratorium dan penambahan jumlah yang saat ini sebanyak 89 laboratorium berada di berbagai wilayah Indonesia, sudah aktif digunakan. Membatasi kunjungan orang ke rumah sakit, dengan membuka lebih banyak konsultasi telemedis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Diharapkan, kecanggihan peralatan dan jumlah laboratorium yang ideal, akan mempercepat proses pemeriksaan dan mendapatkan data dan informasi yang valid tentang covid-19. Sehingga dapat ditentukan pola tindakan dan tracing yang efisien dan efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.

Sementara, up date informasi disetiap wilayah provinsi berdasarkan data  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga Senin 4 Mei 2020. Tercatat jumlah kasus yang terkonfirmasi positif covid-19 di wilayah DKI Jakarta sebanyak 4.539 kasus disusul Jawa Timur 1.124, Jabar 1.252, Jateng 798 dan Sulsel 607.
Sedangkan di wilayah Banten sebanyak 446 kasus, Bali 271, NTB 269, Papua 240, Sumbar 203, Kalsel 198 kasus. Kemudian  Kalteng 180, Sumatera Selatan 185,  Kaltim 167, Kalimantan Utara 130, Sumut 129.

Kemudian di wilayah DIY 115, Kepri 92 , Kalbar 73, Sulawesi Tenggara 64, Sulteng 59, Lampung 54, Sulut 45, Riau 58, Sulbar 44, Papua Barat 43, Maluku Utara 50.  Selanjutnya wilayah Jambi sebanyak 38 kasus, Maluku 23, Bangka Belitung 20, Gorontalo 15, Bengkulu 12, Aceh 12 dan  NTT 10 kasus. O son
 

Berita Lainnya
Kamis, 21 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Selasa, 19 Mei 2020
Senin, 18 Mei 2020
Minggu, 17 Mei 2020
Sabtu, 16 Mei 2020
Jumat, 15 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Rabu, 13 Mei 2020
Selasa, 12 Mei 2020
Senin, 11 Mei 2020
Senin, 11 Mei 2020