Rabu, 06 Mei 2020 16:16:01

Pemerintah Tidak Serius, Pasien Positif 12.438 Sembuh 2.317 Meninggal 895

Pemerintah Tidak Serius, Pasien Positif 12.438 Sembuh 2.317 Meninggal 895

Beritabatavia.com - Berita tentang Pemerintah Tidak Serius, Pasien Positif 12.438 Sembuh 2.317 Meninggal 895

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen  TNI Doni Monardo menegaskan kebijakan larangan mudik tetap berlaku, tidak ada ...

Pemerintah Tidak Serius,  Pasien Positif 12.438  Sembuh 2.317 Meninggal 895  Ist.
Beritabatavia.com -

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen  TNI Doni Monardo menegaskan kebijakan larangan mudik tetap berlaku, tidak ada perubahan. Sementara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan semua moda transportasi angkutan umum mulai Kamis 7 Mei 2020 sudah beroperasi seperti biasa.

Komisi V DPR RI mendesak pemerintah pusat tidak mengusik kerja keras pemerintah daerah dan aparat dilapangan serta seluruh elemen yang dikordinir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Para wakil rakyat dari Senayan itu menuding Pemerintah Pusat tidak serius memutus rantai penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19. Pemerintah Pusat tidak konsisten antara perbuatan dengan pernyataan. Ditengah penerapan dan peningkatan PSBB dan larangan mudik, tiba-tiba melakukan relaksasi dengan alasan kepentingan ekonomi. Sementara merosotnya ekonomi disebabkan wabah virus covid-19.

“ Saya heran, melihat sikap pemerintah dalam mencegah penyebaran dan penularan covid-19. Pagi ngomong kedele, sore ngomong tempe, itulah yang dilakukan pemerintah pusat. Kebijakan mencla-mencle, membuat bingung pemerintah daerah dan aparat dilapangan,” kata Irwan anggota Komisi V DPR RI saat rapat kerja dengan menteri perhubungan dan menteri PUPR membahas tentang antisipasi mudik lebaran ditengah pandemik covid-19, Rabu (6/5).

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menambahkan, seharusnya, pemerintah paham anggaran yang besar sudah digelontorkan untuk membiayai PSBB dan larangan mudik sebagai upaya efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19, Tetapi kalau ada kebijakan baru untuk melonggarkan atau relaksasi PSBB dan larangan mudik, maka semua upaya akan percuma, tanpa hasil.

“Sebaiknya pemerintah fokus untuk menyelamatkan masyarakat dari penularan covid-19,” kata Lasarus, saat rapat kerja dengan Menteri PUPR dan Menteri Perhubungan, Rabu 6 Mei 2020.

Seperti yang selalu diingatkan juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto, agar  semua masyarakat tetap waspada dan displin menaati imbauan dan anjuran serta kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Anjuran dan imbauan serta kebijakan pemerintah tersebut merupakan persyaratan mutlak agar terhindar dari penularan covid-19. Maka laksanakan dengan kesadaran dan displin yang ketat,” kata Achmad Yurianto, Rabu (6/5).

Menurutnya, pemerintah terus meningkatkan intervensi dan ketegasan dalam melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19. Achmad Yurianto berharap, agar hasilnya maksimal, hendaknya disertai kesadaran dan displin masyarakat menaati anjuran dan imbauan yang telah disampaikan pemerintah.  

Up date data DKI

Dia juga mengatakan, agar PSBB yang telah dilaksanakan di wilayah DKI sejak 10 April 2020 dan disusul wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan sejumlah daerah lainnya, harus terus ditingkatkan. Supaya penyebaran dan penularan virus corona tidak terus bertambah dari hari ke hari.
Seperti up date informasi pencegahan covid-19 di wilayah DKI yang berdasarkan data berbasis laporan dari fasilitas kesehatan di DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, Rabu 6 Mei 2020. Tercatat jumlah pasien terkonfirmasi positif virus corona atau covid-19 di wilayah DKI Jakarta, bertambah 68 orang sehingga jumlah total menjadi 4.709 orang.
Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 2 orang sehingga jumlah totalnya  sebanyak 713 orang.  Pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 6 orang maka jumlah totalnya 420 orang. Sementara   pasien yang dirawat bertambah 49 orang sehingga jumlahnya menjadi 2.195 orang. Sedangkan jumlah yang melakukan isolasi mandiri bertambah 11 orang maka jumlah totalnya menjadi 1.381 orang.

Up date data  Nasional

Achmad Yurianto memastikan, ditengah semakin masifnya penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, terus bekerja keras.

Kendati hasilnya belum maksimal ditandai dengan peningkatan yang terjadi setiap hari saat up date informasi covid-19. Secara nasional dengan berdasarkan data yang dikumpulkan dari rumah sakit yang menangani covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, hingga pada Rabu 6 Mei 2020, pukul 12.00 WIB.
Tercatat, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 mengalami peningkatan atau bertambah 367 orang sehingga jumlah total sebanyak 12.438 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan intensif bertambah 120 orang maka jumlah total menjadi 2.317 orang. Kemudian jumlah pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 23 orang maka jumlah total yang meninggal sebanyak 895 orang.

Achmad Yurianto mengingatkan, peningkatan jumlah pasien yang tertular dan wilayah penyebaran terus bertambah, adalah bukti agar kita lebih waspada dan tetap menaati imbaun dan anjuran pemerintah.

“Tidak keluar rumah dan tidak mudik adalah langkah tepat untuk menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman covid-19,” kata Achmad Yurianto, Rabu (6/5).

Dia memastikan, penanganan covid-19 tetap menjadi prioritas pemerintah.  Berbagai upaya telah dilakukan seperti  test real time specimen lebih dari 121 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC). Serta berupaya mencapai target pemeriksaan sampel sebanyak 10 ribu per hari.
Kemudian meningkatkan kualitas peralatan laboratorium dan penambahan jumlah yang saat ini sebanyak 89 laboratorium berada di berbagai wilayah Indonesia, sudah aktif digunakan. Membatasi kunjungan orang ke rumah sakit, dengan membuka lebih banyak konsultasi telemedis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Diharapkan, kecanggihan peralatan dan jumlah laboratorium yang ideal, akan mempercepat proses pemeriksaan dan mendapatkan data dan informasi yang valid tentang covid-19. Sehingga dapat ditentukan pola tindakan dan tracing yang efisien dan efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.

Up date covid-19/ wilayah

Sementara, up date informasi disetiap wilayah provinsi berdasarkan data  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga Selasa 5 Mei 2020. Tercatat jumlah kasus yang terkonfirmasi positif covid-19 di wilayah DKI Jakarta sebanyak 4.687 kasus disusul Jabar 1300 kasus dan Jawa Timur 1.171,  Jateng 849 dan Sulsel 640.
Kemudian di wilayah Banten sebanyak 458 kasus, Bali 277, NTB 285, Papua 247, Sumbar 221, Kalsel 212 kasus. Lalu wilayah  Kalteng 181, Sumatera Selatan 199,  Kaltim 168, Kalimantan Utara 131 dan  Sumut 130.
Sedangkan di wilayah DIY 121, Kepri 97 , Kalbar 73, Sulawesi Tenggara 69, Sulteng 70, Lampung 55, Sulut 45, Riau 61, Sulbar 58, Papua Barat 49, Maluku Utara 50.  Selanjutnya wilayah Jambi sebanyak 43 kasus, Maluku 23, Bangka Belitung 28, Gorontalo 15, Bengkulu 12, Aceh 12 dan  NTT 12 kasus. O son

 

Berita Lainnya
Minggu, 11 Oktober 2020
Sabtu, 10 Oktober 2020
Jumat, 09 Oktober 2020
Kamis, 08 Oktober 2020
Rabu, 07 Oktober 2020
Selasa, 06 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020
Minggu, 04 Oktober 2020
Sabtu, 03 Oktober 2020
Jumat, 02 Oktober 2020
Kamis, 01 Oktober 2020