Minggu, 10 Mei 2020 15:59:33

Kompak Lawan Virus Corona, Pasien Positif 14.032 Sembuh 2.698 Meninggal 973

Kompak Lawan Virus Corona, Pasien Positif 14.032 Sembuh 2.698 Meninggal 973

Beritabatavia.com - Berita tentang Kompak Lawan Virus Corona, Pasien Positif 14.032 Sembuh 2.698 Meninggal 973

Sita Tyasutami pasien 01 covid-19 yang diumumkan Presiden Jokowi bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Istana Negara pada 2 Maret ...

Kompak Lawan Virus Corona, Pasien Positif 14.032 Sembuh 2.698 Meninggal 973 Ist.
Beritabatavia.com -

Sita Tyasutami pasien 01 covid-19 yang diumumkan Presiden Jokowi bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Istana Negara pada 2 Maret 2020. Mengajak semua orang kompak dan  bergotong royong untuk memutus rantai penularan covid-19.  

“Ini saatnya kita kembali gotong royong dari rumah masing-masing untuk sama-sama memutus rantai penyebaran virus covid-19,” kata Sita, beberapa waktu lalu.

Sita mengenang, proses penyembuhan yang sudah dilakukan nyaris sia-sia. Karena   mendadak drop karena batinnya tertekan dan merasa depresi. Kemudian Sita  menyadari menghadapi covid-19 hanya ada dua pilihan yakni mau berfikir negatif atau positif.

“Kita memiliki dua pilihan. Kita bisa mengambil dan melihat semuanya secara negatif atau melihat semua secara positif,” jelas Sita Tyasutami, Sabtu (9/5).

Menurutnya, bertarung melawan virus corona atau covid-19 bagi yang telah tertular, membutuhkan kesiapan mental dan fikiran. Pikiran yang stres dan depresi dapat melemahkan imunitas yang berdampak pada kerentanan tubuh. Sebaliknya, dengan berpikiran positif, maka tubuh seakan merespon bentuk baik itu sehingga covid-19 dapat ditaklukan.

Berpikir positif dan semangat yang tinggi serta dukungan dari orang-orang terdekat, Sita mampu menaklukan virus yang menginfeksi tubuhnya melalui kasus impor atau imported case.  Menurutnya, tidak ada yang berharap apalagi memilih terinfeksi virus corona. Tetapi harus dipahami, virus corona atau covid-19 tidak memandang siapapun. Setiap orang berpotensi tertular.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, PSBB dan larangan mudik, serta imbauan stay at home, work from home, sosial distancing serta physical distancing, menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun, efektif untuk mencegah penyebaran dan penularan covid-19.

 “Anjuran dan imbauan serta kebijakan pemerintah tersebut merupakan persyaratan mutlak agar terhindar dari penularan covid-19. Maka laksanakan dengan kesadaran dan displin yang ketat,” kata Achmad Yurianto, Minggu (10/5).

Tetapi, Achmad Yurianto menambahkan, imbauan dan kebijakan serta upaya pemerintah  meningkatkan intervensi dan ketegasan dalam melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19, akan maksimal. Apabila  disertai kesadaran dan displin masyarakat menaati anjuran dan imbauan yang telah disampaikan pemerintah.  

Up date data DKI

Menurut Achmad Yurianto, PSBB yang telah dilaksanakan di wilayah DKI sejak 10 April 2020 dan disusul wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan sejumlah daerah lainnya, harus terus ditingkatkan. Supaya penyebaran dan penularan virus corona tidak terus bertambah dari hari ke hari.

Seperti up date informasi pencegahan covid-19 di wilayah DKI yang berdasarkan data berbasis laporan dari fasilitas kesehatan di DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, Minggu 10 Mei 2020. Tercatat jumlah pasien terkonfirmasi positif virus corona atau covid-19 di wilayah DKI Jakarta, bertambah 182 orang sehingga jumlah total menjadi 5.140 orang.

Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 36 orang sehingga jumlah totalnya  sebanyak 803 orang.  Pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 7 orang maka jumlah totalnya 444 orang. Sementara   pasien yang dirawat bertambah 48 orang sehingga jumlahnya menjadi 2.360 orang. Sedangkan jumlah yang melakukan isolasi mandiri bertambah 91 orang maka jumlah totalnya menjadi 1.533 orang.

Up date data  Nasional

Achmad Yurianto memastikan, ditengah semakin masifnya penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, terus bekerja keras.
Kendati hasilnya belum maksimal ditandai dengan peningkatan yang terjadi setiap hari saat up date informasi covid-19. Secara nasional dengan berdasarkan data yang dikumpulkan dari rumah sakit yang menangani covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, hingga pada Minggu 10 Mei 2020, pukul 12.00 WIB.
Tercatat, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 mengalami peningkatan atau bertambah 387 orang sehingga jumlah total sebanyak 14.032 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan intensif bertambah 91 orang maka jumlah total menjadi 2.698 orang. Kemudian jumlah pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 14 orang maka jumlah total yang meninggal sebanyak 973 orang.

Achmad Yurianto mengingatkan, peningkatan jumlah pasien yang tertular dan wilayah penyebaran terus bertambah, adalah bukti agar kita lebih waspada dan tetap menaati imbaun dan anjuran pemerintah.

“Tidak keluar rumah dan tidak mudik adalah langkah tepat untuk menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman covid-19,” kata Achmad Yurianto, Minggu (10/5).

Dia memastikan, penanganan covid-19 tetap menjadi prioritas pemerintah.  Berbagai upaya telah dilakukan seperti  test real time specimen lebih dari 158 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC). Serta berupaya mencapai target pemeriksaan sampel sebanyak 10 ribu per hari.

Kemudian meningkatkan kualitas peralatan laboratorium dan penambahan jumlah yang saat ini sebanyak 89 laboratorium berada di berbagai wilayah Indonesia, sudah aktif digunakan. Membatasi kunjungan orang ke rumah sakit, dengan membuka lebih banyak konsultasi telemedis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Diharapkan, kecanggihan peralatan dan jumlah laboratorium yang ideal, akan mempercepat proses pemeriksaan dan mendapatkan data dan informasi yang valid tentang covid-19. Sehingga dapat ditentukan pola tindakan dan tracing yang efisien dan efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.

Up date covid-19/ wilayah

Sementara, up date informasi dari 34 wilayah provinsi berdasarkan data  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga Sabtu 9 Mei 2020. Tercatat jumlah kasus yang terkonfirmasi positif covid-19 di wilayah DKI Jakarta sebanyak 5.056 kasus disusul Jabar 1.437 kasus dan Jawa Timur 1.419,  Jateng 959 dan Sulsel 710 serta Banten 523 kasus..

Kemudian di wilayah NTB sebanyak 330 kasus,  Bali 306, Sumbar 286, Sumatera Selatan 278, Papua 277, Kalsel 253 kasus dan Kaltim 214 kasus. Lalu wilayah Kalimantan Tengah sebanyak 189 kasus,  Sumut 179, DIY 146, Kalimantan Utara 131 , Kalbar 118 dan Kepri 101 kasus.

Sedangkan wilayah Sulawesi Tengah sebanyak 75 kasus, Sulawesi Tenggara 71 , Riau 71, Lampung 66, Jambi 62, Sulawesi Barat 62 kasus. Berikutnya wilayah Maluku Utara sebanyak 54 kasus, Papua Barat 53, Sulut 53, Bengkulu 37, Maluku 32, Kepulauan Bangka Belitung 28, Gorontalo 19, Aceh 17 dan NTT 12 kasus. O son

 

Berita Lainnya
Kamis, 21 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Selasa, 19 Mei 2020
Senin, 18 Mei 2020
Minggu, 17 Mei 2020
Sabtu, 16 Mei 2020
Jumat, 15 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Rabu, 13 Mei 2020
Selasa, 12 Mei 2020
Senin, 11 Mei 2020
Senin, 11 Mei 2020