Kamis, 14 Mei 2020 15:53:43

PSBB Tak Maksimal, Pasien Positif 16.006 Sembuh 3.518 Meninggal 1.043

PSBB Tak Maksimal, Pasien Positif 16.006 Sembuh 3.518 Meninggal 1.043

Beritabatavia.com - Berita tentang PSBB Tak Maksimal, Pasien Positif 16.006 Sembuh 3.518 Meninggal 1.043

Menghadapi virus corona atau covid-19 dibutuhkan perubahan tatanan kehidupan sosial yang harus dilaksanakan secara konsisten. Pembatasan Sosial ...

PSBB Tak Maksimal, Pasien Positif 16.006 Sembuh 3.518 Meninggal 1.043 Ist.
Beritabatavia.com -

Menghadapi virus corona atau covid-19 dibutuhkan perubahan tatanan kehidupan sosial yang harus dilaksanakan secara konsisten. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik, serta imbauan  stay at home, work from home, sosial distancing dan physical distancing maupun menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun, adalah upaya efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.

 “Anjuran dan imbauan serta kebijakan pemerintah tersebut merupakan persyaratan mutlak agar terhindar dari penularan covid-19. Maka laksanakan dengan kesadaran dan displin yang ketat,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19,  Achmad Yurianto, Kamis  (14/5).

Menurutnya, kebijakan dan imbauan serta upaya pemerintah  meningkatkan intervensi dan ketegasan dalam melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19, akan efektif. Bila disertai kesadaran dan displin masyarakat menaati dan melaksanakan  imbauan yang telah disampaikan pemerintah.  

Up date data DKI

Achmad Yurianto berharap, PSBB yang telah dilaksanakan di wilayah DKI sejak 10 April 2020 dan disusul wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan sejumlah daerah lainnya, terus dimaksimalkan. Supaya penyebaran dan penularan virus corona tidak terus bertambah dari hari ke hari.

Seperti up date informasi pencegahan covid-19 di wilayah DKI yang berdasarkan data berbasis laporan dari fasilitas kesehatan di DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, Kamis 14 Mei 2020. Tercatat jumlah pasien terkonfirmasi positif virus corona atau covid-19 di wilayah DKI Jakarta, bertambah 180 orang sehingga jumlah total menjadi 5.617 orang.
Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 2 orang sehingga jumlah totalnya  sebanyak 1.279 orang.  Pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 5 orang maka jumlah totalnya 466 orang. Sementara   pasien yang dirawat bertambah 44 orang sehingga jumlahnya menjadi 1.877 orang. Sedangkan jumlah yang melakukan isolasi mandiri bertambah 89 orang maka jumlah totalnya menjadi 1.995 orang.

Up date data  Nasional

Achmad Yurianto memastikan, Pemerintah melalui kementerian dan Lembaga serta berbagai pihak yang dikordinasikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, terus bekerja keras. Kendati peningkatan jumlah yang tertular terjadi setiap hari. Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 yang dikumpulkan dari rumah sakit yang menangani covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, hingga pada Kamis 14 Mei 2020, pukul 12.00 WIB.

Tercatat, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 secara nasional bertambah 568 orang sehingga jumlah total sebanyak 16.006 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan intensif bertambah 231 orang maka jumlah total menjadi 3.518 orang. Kemudian jumlah pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 15 orang maka jumlah total yang meninggal sebanyak 1.043 orang.

Achmad Yurianto mengingatkan, peningkatan jumlah pasien yang tertular dan wilayah penyebaran terus bertambah, adalah bukti agar kita lebih waspada dan tetap menaati imbaun dan anjuran pemerintah.

“Tidak keluar rumah dan tidak mudik adalah langkah tepat untuk menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman covid-19,” kata Achmad Yurianto, Kamis (14/5).

Dia memastikan, penanganan covid-19 tetap menjadi prioritas pemerintah.  Berbagai upaya dilakukan seperti  test real time specimen lebih dari 173 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC). Serta berupaya mencapai target pemeriksaan sampel sebanyak 10 ribu per hari.
Kemudian meningkatkan kualitas peralatan laboratorium dan penambahan jumlah yang saat ini sebanyak 89 laboratorium berada di berbagai wilayah Indonesia. Membatasi kunjungan orang ke rumah sakit, dengan membuka lebih banyak konsultasi telemedis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Diharapkan, kecanggihan peralatan dan jumlah laboratorium yang ideal, akan mempercepat proses pemeriksaan serta mendapatkan data dan informasi yang valid tentang covid-19. Sehingga dapat ditentukan pola tindakan dan tracing yang efisien dan efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.

Up date virus Covid-19 di 34 Provinsi

Sementara, up date informasi dari 34 wilayah provinsi berdasarkan data  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga Rabu 13 Mei 2020. Tercatat jumlah kasus yang terkonfirmasi positif covid-19 di wilayah DKI Jakarta sebanyak 5.554 kasus disusul Jatim 1.772, Jabar 1.556, Jateng 1.023 dan Sulsel 803 serta Banten 580 kasus.
Kemudian di wilayah NTB sebanyak 334 kasus,  Bali 332, Papua 328, Sumbar 339, Sumatera Selatan 322, Kalsel 297 kasus dan Kaltim 230 kasus. Lalu wilayah Kalimantan Tengah sebanyak 220 kasus,  Sumut 200, DIY 181, Kalimantan Utara 138 , Kalbar 123 dan Kepri 111 kasus.
Sedangkan wilayah Sulawesi Tenggara sebanyak 167 kasus, Sulawesi Tengah 101 kasus, Riau 88 kasus,  Sulut 82, Maluku Utara 78, Sulawesi Barat 73 kasus, Papua Barat 70,  Lampung 66, Jambi 65. Berikutnya wilayah Maluku sebanyak 50 kasus, Bengkulu 40, Kepulauan Bangka Belitung 29, Gorontalo 19, NTT 19 dan Aceh 17 kasus. O son

 

Berita Lainnya
Senin, 27 Juli 2020
Minggu, 26 Juli 2020
Sabtu, 25 Juli 2020
Jumat, 24 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Rabu, 22 Juli 2020
Selasa, 21 Juli 2020
Senin, 20 Juli 2020
Senin, 20 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Sabtu, 18 Juli 2020
Jumat, 17 Juli 2020