Sabtu, 16 Mei 2020 16:03:59

Pasien Positif 17.025 Sembuh 3.911 Meninggal 1.089 Polda Jatim Gelorakan Displin

Pasien Positif 17.025 Sembuh 3.911 Meninggal 1.089 Polda Jatim Gelorakan Displin

Beritabatavia.com - Berita tentang Pasien Positif 17.025 Sembuh 3.911 Meninggal 1.089 Polda Jatim Gelorakan Displin

Bukan hanya masyarakat, pemerintah juga sudah terlihat gamang menghadapi wabah virus corona atau covid-19 yang telah lebih dua bulan melanda tanah ...

Pasien Positif 17.025 Sembuh 3.911 Meninggal 1.089 Polda Jatim Gelorakan Displin Ist.
Beritabatavia.com -

Bukan hanya masyarakat, pemerintah juga sudah terlihat gamang menghadapi wabah virus corona atau covid-19 yang telah lebih dua bulan melanda tanah air.
Kegamangan itu ditandai dengan permintaan Presiden Jokowi kepada para menterinya untuk melakukan kajian relaksasi atau pelonggaran terhadap kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) . Padahal, belum ada indikasi virus corona atau covid-19 akan mereda. Justru wilayah penyebaran semakin massif dan jumlah yang tertular terus bertambah. Bahkan jumlah testing yang ditargetkan 10 ribu per hari juga  belum tercapai. Sejumlah pihak menilai relaksasi PSBB akan membuka peluang penyebaran dan penularan semakin  meluas dan membahayakan keselamatan jiwa masyarakat.

Sementara jajaran Polda Jawa Timur terus berupaya memaksimalkan peran dengan menggelorakan Displin sebagai vaksin dan obat virus corona atau covid-19.

Kapolda Jawa Timur Irjen DR Fadil Imran yang baru sepekan menjabat langsung  melakukan konsolidasi seluruh jajarannya untuk mensosialisasikan “Displin adalah vaksin dan obat virus corona”.
Menurutnya, displin menjadi edukasi agar masyarakat memahami kemudian dengan kesadaran sendiri berpartisipasi untuk tetap displin dalam setiap langkah dan tindakan.

“ Kebijakan dan imbauan pemerintah akan efektif, bila dilaksanakan dengan displin,” kata Kapolda Irjen Fadil Imran, Sabtu 16/5.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, PSBB dan larangan mudik, serta imbauan  stay at home, work from home, sosial distancing dan physical distancing maupun menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun, adalah upaya efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19. Sedangkan semua aktivitas yang dilarang sesuai PSBB, harus ditutup.

 “Anjuran dan imbauan serta kebijakan pemerintah tersebut merupakan persyaratan mutlak agar terhindar dari penularan covid-19. Maka laksanakan dengan kesadaran dan displin yang ketat,” kata Achmad Yurianto, Sabtu (16/5).

Menurutnya, kebijakan dan imbauan serta upaya pemerintah  meningkatkan intervensi dan ketegasan dalam melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19, akan efektif. Bila disertai kesadaran dan displin masyarakat menaati dan melaksanakan  imbauan yang telah disampaikan pemerintah.  

Up date covid-19 DKI

Achmad Yurianto berharap, PSBB yang telah dilaksanakan di wilayah DKI sejak 10 April 2020 dan disusul wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan sejumlah daerah lainnya, terus dimaksimalkan. Supaya penyebaran dan penularan virus corona tidak terus bertambah dari hari ke hari.
Seperti up date informasi pencegahan covid-19 di wilayah DKI yang berdasarkan data berbasis laporan dari fasilitas kesehatan di DKI Jakarta yang dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, Sabtu 16 Mei 2020. Tercatat, jumlah pasien terkonfirmasi positif virus covid-19 di wilayah DKI Jakarta, bertambah 116 orang sehingga jumlah total menjadi 5.795 orang.
Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 6 orang sehingga jumlah totalnya  sebanyak 1.292 orang.  Pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 1 orang maka jumlah totalnya 475 orang. Sementara   pasien yang dirawat bertambah 8 orang sehingga jumlahnya menjadi 1.908 orang. Sedangkan jumlah yang melakukan isolasi mandiri bertambah 101 orang maka jumlah totalnya menjadi 2.120 orang.

Up date Covid-19 Nasional

Achmad Yurianto memastikan, Pemerintah melalui kementerian dan Lembaga serta berbagai pihak yang dikordinasikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, terus bekerja keras. Kendati peningkatan jumlah yang tertular terjadi setiap hari. Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 yang dikumpulkan dari rumah sakit yang menangani covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, hingga pada Sabtu 16 Mei 2020, pukul 12.00 WIB.
Tercatat, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 secara nasional bertambah 529 orang sehingga jumlah total sebanyak 17.025 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan intensif bertambah 108 orang maka jumlah total menjadi 3.911 orang. Kemudian jumlah pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 13 orang maka jumlah total yang meninggal sebanyak 1.089 orang.

Achmad Yurianto mengingatkan, peningkatan jumlah pasien yang tertular dan wilayah penyebaran terus bertambah, adalah bukti agar kita lebih waspada dan tetap menaati imbaun dan anjuran pemerintah.

“Tidak keluar rumah dan tidak mudik adalah langkah tepat untuk menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman covid-19,” kata Achmad Yurianto, Sabtu (16/5).
Dia memastikan, penanganan covid-19 tetap menjadi prioritas pemerintah.  Berbagai upaya dilakukan seperti  test real time specimen lebih dari 182 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC). Serta berupaya mencapai target pemeriksaan sampel sebanyak 10 ribu per hari.
Kemudian meningkatkan kualitas peralatan laboratorium dan penambahan jumlah yang saat ini sebanyak 89 laboratorium berada di berbagai wilayah Indonesia. Membatasi kunjungan orang ke rumah sakit, dengan membuka lebih banyak konsultasi telemedis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Diharapkan, kecanggihan peralatan dan jumlah laboratorium yang ideal, akan mempercepat proses pemeriksaan serta mendapatkan data dan informasi yang valid tentang covid-19. Sehingga dapat ditentukan pola tindakan dan tracing yang efisien dan efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.

Up date virus Covid-19 di 34 Provinsi

Sementara, up date informasi dari 34 wilayah provinsi berdasarkan data  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga Sabtu   16 Mei 2020 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah kasus yang terkonfirmasi positif covid-19 di wilayah DKI Jakarta sebanyak 5.774 kasus disusul Jatim 1.921, Jabar 1.596, Jateng 1.109 dan Sulsel 871 serta Banten 622 kasus.
Kemudian di wilayah NTB sebanyak 358 kasus,  Bali 343, Papua 335, Sumbar 393, Sumatera Selatan 458, Kalsel 363 kasus dan Kaltim 251 kasus. Lalu wilayah Kalimantan Tengah sebanyak 227 kasus,  Sumut 202, DIY 188, Kalimantan Utara 141 , Kalbar 129 dan Kepri 115 kasus.
Sedangkan wilayah Sulawesi Tenggara sebanyak 183 kasus, Sulawesi Tengah 112 kasus, Riau 95 kasus,  Sulut 105, Maluku Utara 85, Sulawesi Barat 74 kasus, Papua Barat 88,  Lampung 66, Jambi 69. Berikutnya wilayah Maluku sebanyak 62 kasus, Bengkulu 53, Kepulauan Bangka Belitung 29, Gorontalo 22, NTT 19 dan Aceh 17 kasus. O son

 

Berita Lainnya
Minggu, 11 Oktober 2020
Sabtu, 10 Oktober 2020
Jumat, 09 Oktober 2020
Kamis, 08 Oktober 2020
Rabu, 07 Oktober 2020
Selasa, 06 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020
Minggu, 04 Oktober 2020
Sabtu, 03 Oktober 2020
Jumat, 02 Oktober 2020
Kamis, 01 Oktober 2020