Minggu, 17 Mei 2020 16:01:38

Warga Mulai Jenuh, Pasien Positif 17.514 Sembuh 4.129 Meninggal 1.148

Warga Mulai Jenuh, Pasien Positif 17.514 Sembuh 4.129 Meninggal 1.148

Beritabatavia.com - Berita tentang Warga Mulai Jenuh, Pasien Positif 17.514 Sembuh 4.129 Meninggal 1.148

Pandemi virus corona atau covid-19 hingga kini belum ada indikasi akan surut.  Justru wilayah penyebaran semakin merata dan  jumlah ...

Warga Mulai Jenuh, Pasien Positif 17.514 Sembuh 4.129 Meninggal 1.148 Ist.
Beritabatavia.com -

Pandemi virus corona atau covid-19 hingga kini belum ada indikasi akan surut.  Justru wilayah penyebaran semakin merata dan  jumlah penularan cenderung meningkat. Sementara sebagian masyarakat yang stay at home sudah mulai jenuh dan akan memulai aktivitas.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, PSBB dan larangan mudik, serta imbauan  stay at home, work from home, sosial distancing dan physical distancing serta menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun, adalah upaya efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.

 “Anjuran dan imbauan serta kebijakan pemerintah tersebut merupakan persyaratan mutlak agar terhindar dari penularan covid-19. Maka laksanakan dengan kesadaran dan displin yang ketat,” kata Achmad Yurianto, Minggu (17/5).

Menurutnya, kebijakan dan imbauan serta intervensi maupun ketegasan pemerintah dalam melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19, akan efektif. Bila disertai kesadaran dan displin masyarakat menaati dan melaksanakan  imbauan yang telah disampaikan pemerintah.  

Up date covid-19 DKI

Achmad Yurianto berharap, PSBB yang telah dilaksanakan di wilayah DKI sejak 10 April 2020 dan disusul wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan sejumlah daerah lainnya, terus dimaksimalkan. Supaya penyebaran dan penularan virus corona tidak terus bertambah dari hari ke hari.

Seperti up date informasi pencegahan covid-19 di wilayah DKI yang berdasarkan data berbasis laporan dari fasilitas kesehatan di DKI Jakarta yang dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, Minggu 17 Mei 2020. Tercatat, jumlah pasien terkonfirmasi positif virus covid-19 di wilayah DKI Jakarta, bertambah 127 orang sehingga jumlah total menjadi 5.922 orang.
Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 3 orang sehingga jumlah totalnya  sebanyak 1.295 orang.  Pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 3 orang maka jumlah totalnya 478 orang. Sementara   pasien yang dirawat bertambah 24 orang sehingga jumlahnya menjadi 1.932 orang. Sedangkan jumlah yang melakukan isolasi mandiri bertambah 97 orang maka jumlah totalnya menjadi 2.217 orang.

Up date Covid-19 Nasional

Achmad Yurianto memastikan, Pemerintah melalui kementerian dan lembaga serta berbagai pihak yang dikordinasikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, terus bekerja keras. Kendati peningkatan jumlah yang tertular masih terjadi setiap hari. Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 yang dikumpulkan dari rumah sakit yang menangani covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, hingga pada Minggu 17 Mei 2020, pukul 12.00 WIB.
Tercatat, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 secara nasional bertambah 489 orang sehingga jumlah total sebanyak 17.514 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan intensif bertambah 218 orang maka jumlah total menjadi 4.129 orang. Kemudian jumlah pasien yang meninggal akibat covid-19 bertambah 59 orang maka jumlah total yang meninggal sebanyak 1.148 orang.

Achmad Yurianto mengingatkan, peningkatan jumlah pasien yang tertular dan wilayah penyebaran terus bertambah, adalah bukti agar kita lebih waspada dan tetap menaati imbaun dan anjuran pemerintah.

“Tidak keluar rumah dan tidak mudik adalah langkah tepat untuk menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman covid-19,” kata Achmad Yurianto, Minggu (17/5).

Dia memastikan, penanganan covid-19 tetap menjadi prioritas pemerintah.  Berbagai upaya dilakukan seperti  test real time specimen lebih dari 187 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC). Serta berupaya mencapai target pemeriksaan sampel sebanyak 10 ribu per hari.
Kemudian meningkatkan kualitas peralatan laboratorium dan penambahan jumlah yang saat ini sebanyak 89 laboratorium berada di berbagai wilayah Indonesia. Membatasi kunjungan orang ke rumah sakit, dengan membuka lebih banyak konsultasi telemedis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Diharapkan, kecanggihan peralatan yang kita miliki, akan mempercepat proses testing untuk  mendapatkan data dan informasi yang valid tentang covid-19. Sehingga dapat ditentukan pola tindakan dan tracing yang efisien dan efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.

Up date virus Covid-19 di 34 Provinsi

Sementara, up date informasi dari 34 wilayah provinsi berdasarkan data  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga Minggu 17 Mei 2020 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah kasus yang terkonfirmasi positif covid-19 di wilayah DKI Jakarta sebanyak 5.881 kasus disusul Jatim 2.105, Jabar 1.618, Jateng 1.140 dan Sulsel 917 serta Banten 626 kasus.
Kemudian di wilayah NTB sebanyak 365 kasus,  Bali 346, Papua 350, Sumbar 396, Sumatera Selatan 458, Kalsel 370 kasus dan Kaltim 253 kasus. Lalu wilayah Kalimantan Tengah sebanyak 227 kasus,  Sumut 202, DIY 194, Kalimantan Utara 153 , Kalbar 131 dan Kepri 116 kasus.
Sedangkan wilayah Sulawesi Tenggara sebanyak 189 kasus, Sulawesi Tengah 113 kasus, Riau 95 kasus,  Sulut 114, Maluku Utara 88, Sulawesi Barat 75 kasus, Papua Barat 102,  Lampung 66, Jambi 79. Berikutnya wilayah Maluku sebanyak 62 kasus, Bengkulu 56, Kepulauan Bangka Belitung 29, Gorontalo 23, NTT 47 dan Aceh 18 kasus. O son

Berita Lainnya
Senin, 19 Oktober 2020
Minggu, 18 Oktober 2020
Sabtu, 17 Oktober 2020
Jumat, 16 Oktober 2020
Kamis, 15 Oktober 2020
Rabu, 14 Oktober 2020
Selasa, 13 Oktober 2020
Senin, 12 Oktober 2020
Minggu, 11 Oktober 2020
Sabtu, 10 Oktober 2020
Jumat, 09 Oktober 2020
Kamis, 08 Oktober 2020