Jumat, 22 Mei 2020 16:13:11

Displin & Ketaatan Kendur , Pasien Positif 20.796 Sembuh 5.057 Meninggal 1.326

Displin & Ketaatan Kendur , Pasien Positif 20.796 Sembuh 5.057 Meninggal 1.326

Beritabatavia.com - Berita tentang Displin & Ketaatan Kendur , Pasien Positif 20.796 Sembuh 5.057 Meninggal 1.326

Wabah virus corona atau covid-19 telah tersebar di 34 provinsi dan 392 Kabupaten/Kota di seluruh Tanah Air. Disusul dengan jumlah yang positif ...

Displin & Ketaatan Kendur , Pasien Positif 20.796 Sembuh 5.057 Meninggal 1.326 Ist.
Beritabatavia.com -

Wabah virus corona atau covid-19 telah tersebar di 34 provinsi dan 392 Kabupaten/Kota di seluruh Tanah Air. Disusul dengan jumlah yang positif tertular meningkat setiap hari. Sementara displin dan ketaatan melaksanakan protokol kesehatan mulai mengendur. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik serta imbauan maupun anjuran dari pemerintah semakin diabaikan.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto, menegaskan, PSBB dan larangan mudik, serta imbauan  stay at home, work from home, sosial distancing dan physical distancing maupun wajib menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun, adalah upaya efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.

“Anjuran dan imbauan serta kebijakan pemerintah tersebut merupakan persyaratan mutlak agar terhindar dari penularan covid-19. Maka laksanakan dengan kesadaran dan displin yang ketat,” kata Achmad Yurianto, Jumat (22/5).

Tetapi lanjutnya, semua upaya akan maksimal dan efektif, bila disertai kesadaran dan kedisplinan semua pihak melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19.

Up date covid-19 DKI

Achmad Yurianto meminta , PSBB yang  telah dilaksanakan di wilayah DKI sejak 10 April 2020 dan disusul wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan sejumlah daerah lainnya, terus dimaksimalkan. Agar penyebaran dan penularan virus corona tidak terus bertambah dari hari ke hari. Seperti up date informasi pencegahan covid-19 di wilayah DKI yang berdasarkan data berbasis laporan dari fasilitas kesehatan di DKI Jakarta yang dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, Jumat 22 Mei 2020.

Positif + 96 orang = 6.316 orang
Sembuh + 22 orang = 1.558 orang
Meninggal + 3 orang = 501 orang
Dirawat + 20 orang = 1.975 orang
Isolasi mandiri + 51 orang = 2.282 orang

Up date Covid-19 Nasional

Sementara update secara nasional berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 yang dikumpulkan dari rumah sakit yang menangani covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, hingga Jumat 22 Mei 2020, pukul 12.00 WIB.

Pasien positif + 634 orang = 20.796 orang.
Pasien sembuh + 219 orang = 5.057 orang.
Pasien meninggal + 48 orang = 1.326 orang.

Up date virus Covid-19 di 34 Provinsi

Kerja keras pemerintah untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19 belum berdampak signifikan. Up date informasi berdasarkan data  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diambil dari 34 Provinsi dan 392 Kabupaten/ Kota di Tanah Air pada Jumat 22 Mei 2020 pukul 12.00 Wib.  Jumlah kasus terkonfirmasi positif di :
DKI Jakarta  = 6.301 kasus     
Jatim            =2.998 kasus
Jabar            =  1.962 kasus
Jateng          = 1.217 kasus
Sulsel            = 1.135 kasus  
Banten           =  753 kasus.
Sumsel           = 674 kasus
Kalsel             = 557 kasus
Sumbar          =  436 kasus
Papua             =  410 kasus
NTB               = 410 kasus
Bali                = 374 kasus
Sumut            = 273 kasus
Kaltim            = 266 kasus
Kalteng           = 254 kasus
DIY                 = 215 kasus
Sulawesi Tenggara = 202 kasus
Sulawesi Utara      = 180 kasus
Kalimantan Utara   = 162 kasus
Kepri           = 140 kasus
Maluku        = 135 kasus
Kalbar         = 133 kasus
Sulteng      = 117 kasus
Papua Barat         = 110 kasus
Riau                     = 108 kasus
Lampung              = 101 kasus
Maluku Utara       = 97 kasus
Jambi                   = 89kasus
Sulawesi Barat      =  78 kasus
NTT         = 79 kasus
Bengkulu   = 69 kasus
Gorontalo  = 44 kasus
Bangka Belitung  = 36 kasus
Aceh           = 18 kasus.

Achmad Yurianto mengingatkan, peningkatan jumlah penularan dan wilayah penyebaran adalah bukti agar kita lebih waspada dan tetap menaati imbauan dan anjuran pemerintah.
“Tidak keluar rumah dan tidak mudik adalah langkah tepat untuk menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman covid-19,” kata Achmad Yurianto, Jumat (22/5).

Dia memastikan, wabah virus corona tetap menjadi prioritas pemerintah lewat kementerian dan lembaga serta unsur lainnya yang dikordinir oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan seperti  test real time specimen lebih dari 219 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC) di 66 laboratorium dan Test Cepat Molekuler (TCM) di 10 laboratorium.
Serta berupaya mencapai target pemeriksaan sampel sebanyak 10 ribu per hari. Kemudian membatasi kunjungan orang ke rumah sakit, dengan membuka lebih banyak konsultasi telemedis yang dapat dimanfaatkan masyarakat. O son

Berita Lainnya
Kamis, 21 Mei 2020
Rabu, 20 Mei 2020
Selasa, 19 Mei 2020
Senin, 18 Mei 2020
Minggu, 17 Mei 2020
Sabtu, 16 Mei 2020
Jumat, 15 Mei 2020
Kamis, 14 Mei 2020
Rabu, 13 Mei 2020
Selasa, 12 Mei 2020
Senin, 11 Mei 2020
Senin, 11 Mei 2020