Sabtu, 23 Mei 2020 16:12:01

Idul Fitri Taati Protokol Kesehatan, Pasien Positif 21.745 Sembuh 5.249 Meninggal 1.351

Idul Fitri Taati Protokol Kesehatan, Pasien Positif 21.745 Sembuh 5.249 Meninggal 1.351

Beritabatavia.com - Berita tentang Idul Fitri Taati Protokol Kesehatan, Pasien Positif 21.745 Sembuh 5.249 Meninggal 1.351

Diharapkan perayaan Idul Fitri tetap mengedepankan protol kesehatan. Seluruh ketentuan atau kebijakan maupun imbauan pemerintah untuk memutus ...

Idul Fitri Taati Protokol Kesehatan, Pasien Positif 21.745 Sembuh 5.249 Meninggal 1.351 Ist.
Beritabatavia.com -

Diharapkan perayaan Idul Fitri tetap mengedepankan protol kesehatan. Seluruh ketentuan atau kebijakan maupun imbauan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19 tetap ditaati dengan penuh displin. Supaya penyebaran dan penularan virus covid-19 tidak terus meningkat seperti saat ini.

Sementara Kadivhumas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, selama 29 hari pelaksanaan operasi ketupat, jumlah total pemudik yang diputarbalikkan atau tidak melanjutkan mudik sebanyak 68.946 kendaraan.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto, menegaskan, PSBB dan larangan mudik, serta imbauan  stay at home, work from home, sosial distancing dan physical distancing maupun wajib menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun, adalah upaya efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.

 “Kebijakan dan anjuran pemerintah tersebut merupakan persyaratan mutlak agar terhindar dari penularan covid-19. Maka laksanakan dengan displin yang ketat,” kata Achmad Yurianto, Sabtu (23/5). Tetapi semua upaya akan maksimal dan efektif, bila disertai kesadaran dan kedisplinan semua pihak melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19, tambahnya.

Up date covid-19 DKI

Achmad Yurianto meminta , PSBB yang  telah dilaksanakan di wilayah DKI sejak 10 April 2020 dan sejumlah daerah lainnya, terus dimaksimalkan. Agar penyebaran dan penularan virus corona tidak terus bertambah dari hari ke hari. Seperti up date informasi pencegahan covid-19 di wilayah DKI yang berdasarkan data berbasis laporan dari fasilitas kesehatan di DKI Jakarta yang dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, Sabtu 23 Mei 2020.
Positif + 127 orang = 6.443 orang
Sembuh + 29 orang = 1.587 orang
Meninggal + 3 orang = 504 orang
Dirawat + 31 orang = 2.006 orang
Isolasi mandiri + 64 orang = 2.346 orang

Up date Covid-19 Nasional

Sementara update secara nasional berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 yang dikumpulkan dari rumah sakit yang menangani covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, hingga Sabtu 23 Mei 2020, pukul 12.00 WIB.
Pasien positif + 949 orang = 21.745 orang.
Pasien sembuh + 192 orang = 5.249 orang.
Pasien meninggal + 25 orang = 1.351 orang.

Up date virus Covid-19 di 34 Provinsi

Kemudian up date informasi berdasarkan data  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diambil dari 34 Provinsi dan 392 Kabupaten/ Kota di Tanah Air pada Sabtu 23 Mei 2020 pukul 12.00 Wib.  Jumlah kasus terkonfirmasi positif di :
DKI Jakarta  = 6.400 kasus     
Jatim            = 3.129 kasus
Jabar            =  2.002 kasus
Jateng          = 1.234 kasus
Sulsel            = 1.206 kasus  
Banten           =  768 kasus.
Sumsel           = 693 kasus
Kalsel             = 572 kasus
NTB              =  464 kasus
Sumbar         = 438 kasus
Papua             =  437 kasus
Bali                = 380 kasus
Kalteng          = 290 kasus
Sumut            = 285 kasus
Kaltim            = 271 kasus
DIY                 = 220 kasus
Sulawesi Tenggara = 211 kasus
Sulawesi Utara      = 198 kasus
Kalimantan Utara   = 163 kasus
Maluku                   = 157 kasus
Kepri           = 141 kasus
Kalbar         = 140 kasus
Papua Barat = 119 kasus
Sulteng        = 117 kasus
Riau                     = 109 kasus
Lampung              = 105 kasus
Maluku Utara       = 99 kasus
Jambi                   = 91 kasus
Sulawesi Barat      =  86 kasus
NTT         = 79 kasus
Bengkulu   = 69 kasus
Gorontalo  = 47 kasus
Bangka Belitung  = 36 kasus
Aceh                   = 19 kasus.

Achmad Yurianto mengingatkan, peningkatan jumlah penularan dan wilayah penyebaran adalah bukti agar kita lebih waspada dan tetap menaati imbauan dan anjuran pemerintah.

“Tidak keluar rumah dan tidak mudik adalah langkah tepat untuk menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman covid-19,” kata Achmad Yurianto, Sabtu (23/5).

Dia memastikan, wabah virus corona tetap menjadi prioritas pemerintah melalui kementerian dan lembaga serta unsur lainnya yang dikordinir oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan seperti  test real time specimen lebih dari 239 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC) di 66 laboratorium dan Test Cepat Molekuler (TCM) di 10 laboratorium.

Serta berupaya mencapai target pemeriksaan sampel sebanyak 10 ribu per hari. Kemudian membatasi kunjungan orang ke rumah sakit, dengan membuka lebih banyak konsultasi telemedis yang dapat dimanfaatkan masyarakat. O son

 

Berita Lainnya
Selasa, 28 Juli 2020
Senin, 27 Juli 2020
Minggu, 26 Juli 2020
Sabtu, 25 Juli 2020
Jumat, 24 Juli 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Rabu, 22 Juli 2020
Selasa, 21 Juli 2020
Senin, 20 Juli 2020
Senin, 20 Juli 2020
Minggu, 19 Juli 2020
Sabtu, 18 Juli 2020