Rabu, 27 Mei 2020 15:58:43

Longgarkan PSBB Hanya Imajinasi, Pasien Positif 23.851 Sembuh 6.057 Meninggal 1.473

Longgarkan PSBB Hanya Imajinasi, Pasien Positif 23.851 Sembuh 6.057 Meninggal 1.473

Beritabatavia.com - Berita tentang Longgarkan PSBB Hanya Imajinasi, Pasien Positif 23.851 Sembuh 6.057 Meninggal 1.473

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membantah keras bila mall dan pusat aktivitas yang ditutup akibat pandemi virus corona atau covid-19, akan ...

Longgarkan PSBB Hanya Imajinasi,  Pasien Positif 23.851 Sembuh 6.057 Meninggal 1.473 Ist.
Beritabatavia.com -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membantah keras bila mall dan pusat aktivitas yang ditutup akibat pandemi virus corona atau covid-19, akan dibuka kembali pada 5 Juni 2020.
Menurutnya, sampai 4 Juni 2020 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta masih tetap berlaku. Apakah PSBB dilonggarkan maupun dilanjutkan atau tidak, tergantung displin dan ketaatan semua pihak melaksanakan protokol kesehatan.

“Kalau ada yang berfikir akan ada pelonggaran, itu hanya imajinasi,” kata Anies, Rabu (27/5).

Sementara juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, hasil diskusi para pakar seperti epidemologi, ada daerah yang tidak lagi potensi terjadinya peningkatan penyebaran dan penularan covid-19.  Sedangkan rencana relaksasi masih terus dibicarakan, untuk memastikan persyaratan yang harus dipenuhi.

Tetapi, dia menegaskan, PSBB dan sosial distancing serta physical distancing maupun wajib menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun, adalah upaya efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.

 “Anjuran tersebut merupakan persyaratan mutlak agar terhindar dari penularan covid-19. Maka laksanakan dengan displin yang ketat,” kata Achmad Yurianto, Rabu (27/5).

Up date covid-19 DKI

Achmad Yurianto meminta , semua pihak tetap displin dan menaati protokol kesehatan. Agar penyebaran dan penularan virus corona di 259 dari 267 kelurahan wilayah DKI Jakarta tidak bertambah dari hari ke hari. Seperti laporan dari fasilitas kesehatan diwilayah DKI Jakarta yang dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, Rabu 27 Mei  2020.

Pasien Positif + 137  = total 6.826 orang
Pasien Sembuh + 20 = total 1.698 orang
Pasien Meninggal + 2 = total 510 orang
Dirawat              - 10 = total 2.034 orang
Isolasi mandiri + 125 = total  2.584 orang

Up date Covid-19 Nasional

Sementara update informasi secara nasional berdasarkan data yang dikumpulkan  Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 dari dari rumah sakit yang menangani covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, hingga Rabu 27 Mei 2020, pukul 12.00 WIB.

Pasien positif + 686    = total 23.851 orang.
Pasien sembuh + 180  = total 6.057 orang.
Pasien meninggal + 55 = total 1.473 orang.

Up date virus Covid-19 di 34 Provinsi

Kemudian up date informasi berdasarkan data  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diperoleh di 410 Kabupaten/kota dari 34 provinsi di tanah air,  hingga Rabu 27 Mei 2020 pukul 12.00 Wib.  Tercatat, jumlah total kasus terkonfirmasi positif di :

DKI Jakarta  = 6.798 kasus - Jatim   = 3.943 kasus - Jabar =  2.130 kasus - Sulsel = 1.352 kasus - Jateng = 1.315 kasus – Sumsel =  868 kasus -  Banten  = 807 kasus - Kalsel    = 630 kasus - Papua  = 567 kasus - Sumbar = 513 kasus -  NTT = 488 kasus - Bali  = 407 kasus -  Kalteng = 322 kasus  - Sumut  = 315 kasus – Kaltim = 277 kasus  - Sulawesi Utara = 265 kasus – DIY = 226 kasus - Sulawesi Tenggara= 215 kasus - Kalbar = 176 kasus - Kalimantan Utara = 164 kasus – Maluku= 160 kasus – Kepri = 154 kasus - Papua Barat = 132 kasus  - Sulawesi Tengah = 121 kasus – Maluku Utara  = 118 kasus - Lampung   = 116 kasus – Riau  = 111 kasus - Jambi = 97 kasus - Sulawesi Barat   =  87 kasus - NTT  = 85 kasus - Bengkulu   = 69 kasus - Gorontalo = 58 kasus - Bangka Belitung  = 39 kasus - Aceh    = 19 kasus.

Achmad Yurianto mengingatkan, peningkatan penyebaran dan penularan yang masih terus terjadi, hendaknya membuat semua pihak tetap waspada dan displin melaksanakan protokol kesehatan.

“Tidak keluar rumah dan melaksanakan protokol kesehatan adalah langkah tepat untuk menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman covid-19,” kata Achmad Yurianto, Rabu  (27/5).

Achmad Yurianto memastikan, pemerintah melalui kementerian dan lembaga serta unsur lainnya yang dikordinir oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tetap memprioritaskan penanganan wabah corona. Berbagai upaya telah dilakukan seperti  test real time specimen lebih dari 278 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC) di 66 laboratorium dan Test Cepat Molekuler (TCM) di 10 laboratorium.
Kemudian membatasi kunjungan orang ke rumah sakit, dengan membuka lebih banyak konsultasi telemedis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Tetapi, kata Achmad Yurianto,  upaya yang dilakukan pemerintah akan maksimal dan efektif, bila semua pihak taat dan displin melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19. O son

Berita Lainnya
Jumat, 13 November 2020
Kamis, 12 November 2020
Rabu, 11 November 2020
Selasa, 10 November 2020
Senin, 09 November 2020
Minggu, 08 November 2020
Sabtu, 07 November 2020
Jumat, 06 November 2020
Kamis, 05 November 2020
Rabu, 04 November 2020
Selasa, 03 November 2020
Senin, 02 November 2020