Jumat, 29 Mei 2020 16:01:55

New Normal Jangan Tabrak Realitas Dilapangan, Pasien Positif 25.216 Sembuh 6.492 Meninggal 1.520

New Normal Jangan Tabrak Realitas Dilapangan, Pasien Positif 25.216 Sembuh 6.492 Meninggal 1.520

Beritabatavia.com - Berita tentang New Normal Jangan Tabrak Realitas Dilapangan, Pasien Positif 25.216 Sembuh 6.492 Meninggal 1.520

Kendatipun konsep new normal menuju tatanan hidup yang baru ditengah pandemi virus corona atau covid-19, indah di atas kertas, tetapi jangan ...

New Normal Jangan Tabrak Realitas Dilapangan, Pasien Positif 25.216 Sembuh 6.492 Meninggal 1.520 Ist.
Beritabatavia.com -

Kendatipun konsep new normal menuju tatanan hidup yang baru ditengah pandemi virus corona atau covid-19, indah di atas kertas, tetapi jangan menabrak realitas dilapangan.

Beberapa persyaratan yang ditetapkan World Health Organization (WHO) atau badan kesehatan dunia, harus dipenuhi sebelum penerapan new normal. Diantaranya, transmisi covid-19 bisa dikendalikan dan kesehatan masyarakat serta kapasitas system kesehatan berjalan baik serta imported case dapat dikendalikan kemudian melibatkan masyarakat dalam transisi.

Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, Tri Yunis Miko Wahyono, mengatakan, merujuk persyaratan WHO,  kajian untuk penerapan new normal hanya dapat dilakukan di wilayah yang tidak lagi ada kasus positif virus corona.

Menurutnya,  negosiasi kepentingan ekonomi baru dapat dilakukan jika penularan kasus positif berada pada posisi terendah yang telah terjadi minimal 7 sampai 10 hari berturut-turut. Serta dilakukan secara bertahap yang dievaluasi dari minggu ke minggu.

Up date covid-19 DKI

Sementara penyebaran dan penularan virus corona di 260 dari 267 kelurahan wilayah DKI Jakarta masih terus bertambah dari hari ke hari. Seperti laporan dari fasilitas kesehatan diwilayah DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI, Jumat 29 Mei  2020.

Pasien Positif + 124  = total 7.053 orang
Pasien Sembuh + 88 = total 1.807 orang
Pasien Meninggal + 3 = total 517 orang
Dirawat              - 48 = total 2.007 orang
Isolasi mandiri + 81 = total  2.722 orang

Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19,Achmad Yurianto menegaskan, PSBB dan sosial distancing serta physical distancing maupun wajib menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun, adalah upaya efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19.

 “Anjuran tersebut merupakan persyaratan mutlak agar terhindar dari penularan covid-19. Maka laksanakan dengan displin yang ketat,” kata Achmad Yurianto, Jumat (29/5).

Up date Covid-19 Nasional

Sementara update informasi secara nasional berdasarkan data yang dikumpulkan  Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 dari rumah sakit yang menangani covid-19 di 414 kota/Kabupaten wilayah Indonesia, hingga Jumat 29 Mei 2020, pukul 12.00 WIB.

Pasien positif + 678    = total 25.216 orang.
Pasien sembuh + 252  = total 6.492 orang.
Pasien meninggal + 24 = total 1.520 orang.

Up date virus Covid-19 di 34 Provinsi

Sedangkan up date informasi berdasarkan data  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diperoleh dari 34 provinsi di tanah air,  hingga Jumat 29 Mei 2020 pukul 12.00 Wib.  Tercatat, jumlah total kasus terkonfirmasi positif di :

DKI Jakarta  = 7.001 kasus - Jatim   = 4.313 kasus - Jabar =  2.181 kasus - Sulsel = 1.427 kasus - Jateng = 1.336 kasus – Sumsel =  942 kasus -  Banten  = 831 kasus - Kalsel   = 819 kasus - Papua  = 584 kasus - Sumbar = 541 kasus -  NTB = 562 kasus - Bali  = 420 kasus -  Kalteng = 337 kasus  - Sumut  = 362 kasus – Kaltim = 281 kasus  - Sulawesi Utara = 297 kasus – DIY = 228 kasus - Sulawesi Tenggara= 240 kasus - Kalbar = 184 kasus - Kalimantan Utara = 165 kasus – Maluku= 188 kasus – Kepri = 175 kasus - Papua Barat = 152 kasus  - Sulawesi Tengah = 126 kasus – Maluku Utara  = 128 kasus - Lampung   = 118 kasus – Riau  = 111 kasus - Jambi = 97 kasus - Sulawesi Barat   =  88 kasus - NTT  = 85 kasus - Bengkulu   = 71 kasus - Gorontalo = 65 kasus - Bangka Belitung  = 42 kasus - Aceh    = 20 kasus.

Achmad Yurianto mengingatkan, peningkatan penyebaran dan penularan yang masih terus terjadi, hendaknya membuat semua pihak tetap waspada dan displin melaksanakan protokol kesehatan.

“Tidak keluar rumah dan melaksanakan protokol kesehatan adalah langkah tepat untuk menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman covid-19,” kata Achmad Yurianto, Jumat  (29/5).

Achmad Yurianto memastikan, pemerintah melalui kementerian dan lembaga serta unsur lainnya yang dikordinir oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tetap memprioritaskan penanganan wabah corona. Berbagai upaya telah dilakukan seperti  test real time specimen dengan jumlah lebih dari 354 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC) dan Test Cepat Molekuler (TCM).  

Kemudian membatasi kunjungan orang ke rumah sakit, dengan membuka lebih banyak konsultasi telemedis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Tetapi, kata Achmad Yurianto,  upaya yang dilakukan pemerintah akan maksimal dan efektif, bila semua pihak taat dan displin melaksanakan protokol kesehatan penanganan covid-19. O son

 

Berita Lainnya
Jumat, 13 November 2020
Kamis, 12 November 2020
Rabu, 11 November 2020
Selasa, 10 November 2020
Senin, 09 November 2020
Minggu, 08 November 2020
Sabtu, 07 November 2020
Jumat, 06 November 2020
Kamis, 05 November 2020
Rabu, 04 November 2020
Selasa, 03 November 2020
Senin, 02 November 2020