Senin, 29 Juni 2020 16:20:28

Renungan HUT Bhayangkara ke 74 'Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif'

Renungan HUT Bhayangkara ke 74 'Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif'

Beritabatavia.com - Berita tentang Renungan HUT Bhayangkara ke 74 'Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif'

Pandemi covid-19 memicu kehidupan menjadi sulit dalam jangka waktu yang belum pasti. Semua lini kehidupan masyarakat terdampak,produktifitas dari ...

Renungan HUT Bhayangkara ke 74 'Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif' Ist.
Beritabatavia.com -

Pandemi covid-19 memicu kehidupan menjadi sulit dalam jangka waktu yang belum pasti. Semua lini kehidupan masyarakat terdampak,produktifitas dari yang menurun sampai yang minuspun ada.  Berbagai sektor usaha menengah ke bawah tak sedikit yang harus gulung tikar terutama sektor pariwisata maupun berbagai jasa yang manual. Kondisi yang sulit ini akan berdampak pada munculnya berbagai potensi konflik. Issu-issu provokatif yang kontra produktifpun berhembus. Tatkala daya nalar tergerus dan emosi tak terkendali, design perusakkan sosial akan lebih mudah dilakukan. Apa yang menjadi issue di dalam masyarakat seolah diaspora yang muncul di mana mana dan sarat dengan primordialisme.

Kekuatan pada komunitas menjaga keteraturan sosial adalah mampu mengatasi provokasi dan menangkal hembusan kebencian. Yang dapat dibangun melalui solidaritas sosial. Untuk saling menjaga saling mengawasi saling menguatkan saling berbagi dan berbela rasa. Hidup dan kehidupan di masa new normal memerlukan spirit bangkit sebagai upaya recovery. Hadirnya kekuatan-kekuatan sosial dalam kemitraan dan berbagai langkah solusi menjaga keteraturan sosial adalah menemukam apa yang menjadi solusi mengatasi pain point atau kesaktian/ kesulitan hidup warga masyarakat. Solusi-solusi cerdas diera new normal selain membiasakan hidup dengan standar protokol kesehatan adalah juga hidup dalam berbagai cara yang dapat dijalankan secara virtual.

Keteraturan sosial atau kamtibmas di era new normal dapat dibangun dalam komunitas maupun lalu lintas. Pada komunitas ini berbasis kepentingan untuk menghasilkan produksi sedangkan lalu lintas merupak urat nadi pendukung aktivitas yang menghasilkan produksi. Suatu masyarakat dapat bertahan hidup tumbuh dan berkembang bila ada produktifitas yang dihasilkan dari aktivitas yang mobilitasnya melalui lalu lintas. Demgan demikian keamanan dan rasa aman merupakan bagian penting dibangun pada komunitas. Dan mewujudkan lalu lintas yang aman selamat tertib dan lancar.

Pada proses produktifitas tersebut ada ancaman hambatan gangguan yang menghambat bahkan mematikan produktifitas tersebut. Maka peran dan fungsi polisi melalui pemolisiannya adalah bagaimana mewujudkan dan memelihara keteraturan sosial di dalam komunitas maupun lintas. Pewujudan dan pemeliharan keteratuan sosial bukan semata mata secara aktual namun juga virtual. Model community policing atau polmas dapat menjadi strategi dan filosofi pemolisiannya untuk di lakukan secara proaktif dan problem solving. Membangun kemitraan dan mengutamakan pada pencegahan serta upaya upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan terjaminnya keteraturan sosial pada lalu lintas maupun komunitas. Selain itu polisi dapat menjadi ikon cepat dekat dan bersahabat dengan warga yang dilayani.

sosial

foto:ilustrasi

Di era new normal yang merupakan masa digital / era revolusi industri 4.0 model pemolisiannya adalah juga berbasis pada IT atau elektronik yang dibangun dalam sistem-sistem sinergis yang saling terhubung (on line). Prinsip-prinsip sistem online adalah adanya back office yang dapat berfungsi sebagai operation room atau control room sebagai pusat k3i ( komunikasi koordinasi komando pengendalian dan informasi ). Yang juga  berfungsi sebagai call and comand centre. Di samping itu juga dilengkapi sistem-sistem aplikasi yang berbasis artificial intellegent maupun net work yang berbasis internet of things. Sistem-sistem tersebut dalam pemolisiannya dapat dikatakan sebagai Electronic policing sebagai model pemolisian di era digital.
 
Model penjagaan keteraturan sosial dalam komunitas maupun lalu lintas secara elektronik pada prinsipnya merupakan sistem-sistem back office aplication maupun network yang saling terhubung yang dapat memonitor memantau berkomunikasi dan informasi serta solusi sebagai pelayanan kepada publik. Pelayanan kepolisian kepada publik mencakup : pelayanan keamanan, pelayanan keselamatan, pelayanan hukum, pelayanan administrasi, pelayanan informasi dan pelayanan kemanusiaan. Pada pelayanan tersebut pada komunitas maupun lalu lintas di era pandemi covid adalah untuk menyatukan dan mensinergikan seluruh stake holder sebagai soft power dalam solidaritas sosial.

Pelayanan kpd publik di era new normal dituntut adanya pelayanan yang prima ( cepat tepat akurat transparan akuntabel informatif dan mudah diakses). Melalui e poling pada komunitas maupun lalu lintas diharapkan segala sesuatu terpantau bahkan mampu menjembatani membantu proses recovery dan penjagaan keteraturan sosial. Era new normal juga banyak issue yang provokatif atau hoax di dalam era poat truth  yang berpotensi membodohi mengaduk aduk emosi provokasi dan memicu konflik sosial. Melalui e policing sebagai jembatan solidaritas sosial akan dapat dilihat dalam algoritmanya yang berupa info grafis, info statistik, info virtual yang real time dan dapat diakses secara on time maupun any time. Prediksi antisipasi dan solusinya dapat dilakukan secara holistik atau sistemik.

Melalui siatem-sistem on line yang berbasis pada big data dan pelayanan prima maka tingkat profesional, kecerdasan, moralitas dan modernitas dapat secara simultan dibangun untuk adanya kepercayaan kapada publik. Keberhasilan polisi dalam pemolisiannya bukan semata mata pada pengungkapan kasus atau perkara melainkan juga mana kala keteraturan sosial / kamtibmas dapat terwujud dan terpelihara. Karena apapun alasan maupun pembenarannya segala sesuatu yang kontraproduktif itu social costnya sangat mahal dan dapat berdampak luas. Keamanan keselamatan ketertiban kelancaran semua demi kemanusiaan karena sumber daya manusia adalah aset utama bangsa yang harus dijaga dicerdaskan dan terus ditingkatkan kualitas hidupnya. Selamat hari Bhayangkara ke 74. O CDL

Berita Terpopuler
Sabtu, 19 September 2020
Berita Lainnya
Sabtu, 09 Mei 2020
Selasa, 21 April 2020
Selasa, 31 Maret 2020
Rabu, 15 Januari 2020
Sabtu, 11 Januari 2020
Selasa, 31 Desember 2019
Minggu, 22 Desember 2019
Minggu, 22 Desember 2019
Sabtu, 02 November 2019
Jumat, 25 Oktober 2019
Rabu, 21 Agustus 2019
Selasa, 07 Mei 2019