Kamis, 01 Desember 2022 14:56:54

55 Tahun Jenderal Berjiwa Seni Bertitel Profesor

55 Tahun Jenderal Berjiwa Seni Bertitel Profesor

Beritabatavia.com - Berita tentang 55 Tahun Jenderal Berjiwa Seni Bertitel Profesor

Sang Jenderal berjiwa seni itu meniti karir dan hobi hingga meraih puncak gelar akademik secara bersamaan. Kendati satu bintang ...

55 Tahun Jenderal Berjiwa Seni Bertitel Profesor Ist.
Beritabatavia.com -

Sang Jenderal berjiwa seni itu meniti karir dan hobi hingga meraih puncak gelar akademik secara bersamaan.

Kendati satu bintang bertengger dipundak,karir kinclong,posisi bergengsi,gelar Profesor,Brigadir Jenderal (Brigjen) Prof.Dr.Chrysnanda Dwilaksana tetap sosok yang hamble,ramah dan menyenangkan.Pria yang selalu tampil sederhana dan bersahaja, lahir di Magelang,Jawa Tengah, pada 3 Desember 1967 tercatat sebagai alumni AKPOL 1989.

Brigjen Chrysnanda Dwilaksana ditetapkan sebagai Profesor bidang kajian ilmu kepolisian lewat surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 70393/MPK/KP/2020,tertanggal 13 Agustus 2020. 

Brigjen Prof.Dr.Chrysnanda Dwilaksana pernah menduduki sejumlah pos bergensi dilingkungan Polri.Sosok pria cerdas dan kaya inovasi serta segudang kreatifitas 
menjabat Dirkamsel Korlantas Polri sejak 3 Februari 2017. Di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian-Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) pria yang kerap disapa CDL ini, dikenal sosok dosen santai. Namun lugas ketika menyampaikan materi dan mudah dimengerti. Chrysnanda menggunakan kepiawaiannya untuk menebarkan kecerdasan dan nutrisi ilmu pengetahuan kepada anggota Korps Bhayangkara. 

Brigjen Prof.Dr.Chrysnanda selalu mengingatkan bahwa polisi adalah kumpulan orang-orang baik yang didesain untuk menjaga kehidupan. Keberadaan polisi memelihara Kamtibmas tetap kondusif sekaligus menjadi problem solving. Kehadiran Polisi untuk memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga masyarakat tidak terganggu ketika menjalankan aktivitas. Sebagai aparat penegak hukum dan keadilan,Polisi berperan penting dalam membangun peradaban manusia. Maka setiap anggota Polisi harus mengerti dan memahami pedoman dasar dalam menjalankan Tufoksi kepolisian.

Brigjen Chrysnanda Dwilaksana terus berupaya agar polisi bekerja dengan otak-Otot dan hati nurani (O2H) serta menjauhi semboyan 'Wani Piro Oleh Piro' (WPOP). Serta mengingatkan agar Polisi tidak berhenti melakukan perubahan dan berupaya agar satu langkah lebih maju dari masyarakatnya.Karena Polisi tidak mungkin profesional jika tidak lebih maju dari masyarakatnya. 

Brigjen Chrysnanda berupaya dengan berbagai cara untuk mengumandangkan perubahan. Bahkan tidak sungkan menyampaikan otokritik lewat tulisan yang dituangkan dalam puluhan buku karyanya.Seperti dalam bukunya bertajuk'Demokratisasi Pemolisian dan Strategi Keluar dari Zona Nyaman' dan 'Kenapa Mereka Takut dan Enggan Berurusan dengan Polisi ?' serta 'Polisine Rakyat Iku Jujur Ora Ngapusi' lalu buku 'Polisi Penjaga Kehidupan' kemudian 'Pokoknya Anda Saya Tilang' 'Othak-Athik Gathu' dan buku 'Menjadi Polisi yang Berhati Nurani'. 

Sejumlah juniornya diantaranya Irjen Argo Yuwono berharap agar Chrysnanda terus memberikan nutrisi ilmu dan pengetahuan kepada setiap orang agar berguna bagi bangsa dan negara serta membawa Polri menjadi lebih baik.

Pasca lulus AKPOL pada 1989, Brigjen Chrysnanda Dwilaksana melanjutkan pendidikan di PTIK-STIK dan lulus tahun 1998.Kemudian Sespim Polri tahun 2006 dan Sespimti Polri 2014. Ditengah kesibukan sebagai anggota Polri yang nyaris menyita waktu,Chrysnanda Dwilaksana juga menyelesaikan pendidikan S2 kajian ilmu kepolisian di Universitas Indonesia pada 2001.Serta pendidikan S3 juga di Universitas Indonesia pada 2005.  

Tidak hanya itu,sejak perwira menengah (Pamen) Chrysnanda Dwilaksana telah  dilibatkan dalam berbagai kegiatan urgen yang sedang dilakukan Polri.Bahkan Chrysnanda Dwilaksana berperan aktif dalam penyusunan rancangan undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.Serta penyusunan keterangan kepolisian selaku pihak terkait atas upaya pihak yang mengajukan permohonan pengujian UU No 22 tahun 2009 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Suami drg Elisabeth Rosdwina itu juga seorang perwira tinggi Polri yang memiliki jiwa seni.Chrys kecil telah gemar melukis dan ikut 'nyanggar'.Hingga menyandang pangkat perwira tinggi Polri, Chrysnanda terus berupaya melestarikan budaya dan aktif berbagai komunitas seni budaya.

Perjalanan karir hingga perwira tinggi Polri, Chrysnanda tetap menyuburkan  kegiatan melukis dan menulis buku.Bahkan dalam dunia seni lukis Indonesia  eksistensi Chrysnanda bukan 'kaleng-kaleng' tetapi patut dan layak diperhitungkan. Sebagai pelukis genre aliran ekspresionisme (aliran yang dianut sang maestro almarhum Affandi),Chrysnanda beberapa kali sukses menggelar pameran tunggal hasil karyanya. 
Jiwa seni yang mengalir tak pernah pudar kendati telah menjadi insan    Bhayangkara. Justru Chrysnanda merasa sangat pas untuk tetap menekuni seni lukis dalam balutan seragam coklat anggota Polri.

src=https://cdn.beritabatavia.com/images/library/images/2/03/04/05/09/chrysfotolukis.jpg

Brigjen Chrysnanda Dwilaksana tetap sosok yang berintegritas dan profesional,konsisten yang dibalut reputasi gemilang selalu peduli dan murah hati kepada sesama. Sebagai Dirkamsel Korlantas Polri, Chrysnanda tak pernah lelah mengingatkan Lalu lintas adalah urat nadi kehidupan.Semua pihak berkewajiban mewujudkan Kamseltibcar lantas dan menjadikannya sebagai budaya dan kebutuhan yang wajib diwujudkan.

Proses kreatif Chrysnanda dilalui dalam beragam tantangan hidup yang rill.Tetap membangun kosistensi diri dan komitmen untuk maju menghidupi talenta pemberian Sang Pencipta yang terpateri dalam dirinya.Tepatnya 3 Desember 2022, Brigjen Polisi Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana memasuki usia ke 55 tahun, selamat ulang tahun Jenderal, semoga sehat dan sukses selalu. Salam. 0 Edison Siahaan 

Perjalanan karir dan sederet jabatan Brigjen Prof.Dr.Chrysnanda Dwilaksana.

Pamapta Polresta Surakarta 1990—1992
Wakasat Sabhara Polresta Surakarta 1992—1993
Kasubag Renbinnis Set Ro Binkar SDE SDM Mabes Polri 2006
Kasubdit Dikyasa Dit Lantas Polda Metro Jaya 2006—2008
Wakapolres Metro Kota Tangerang 2008—2009
Kabid Humas Polda Metro Jaya 2009
Dirlantas Polda Riau 2009
Dirlantas Polda Metro Jaya 2012
Karoops Polda Jambi 2014
Analis Kebijakan Madya Bidang Jianstra Sops Polri 2014—2016
Kaprodi S3 Ditprog Pasca Sarjana STIK Lemdikpol 2016
Kabidbin Gakkum Korlantas Polri 2016—2017
Dirkamsel Korlantas Polri 2017 sampai sekarang

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Jumat, 07 Mei 2021
Kamis, 11 Maret 2021
Selasa, 12 Januari 2021
Jumat, 11 Desember 2020
Sabtu, 28 November 2020
Sabtu, 14 November 2020
Sabtu, 14 November 2020
Rabu, 14 Oktober 2020
Minggu, 04 Oktober 2020
Jumat, 02 Oktober 2020
Kamis, 01 Oktober 2020
Selasa, 29 September 2020