Sabtu, 19 September 2020 10:42:26

Ayo..Memulai Gerakan Moral dari Rumah

Ayo..Memulai Gerakan Moral dari Rumah

Beritabatavia.com - Berita tentang Ayo..Memulai Gerakan Moral dari Rumah

Bukan sekadar rumahku istanaku, atau berapa nilai rumahku dan dimana area rumahku. Tetapi. Rumah, selain tempat berteduh ...

Ayo..Memulai Gerakan Moral dari Rumah Ist.
Beritabatavia.com -

Bukan sekadar rumahku istanaku, atau berapa nilai rumahku dan dimana area rumahku. Tetapi.

Rumah, selain tempat berteduh berlindung juga tempat segala sesuatu dapat dimulai. Proses penyadaran pembangunan keteraturan sosial hingga peradaban semua dari rumah. Saat bersosialisasi secara virtual maupun aktual akan dapat dilakukan dari rumah.
Rumah menjadi kekuatan dasar atau basis berbagai kekuatan kehidupan sosialĀ  kemasyarakatan. Penanaman nilai-nilai kepekaan kepedulian hingga bela rasa bagi yang menderita bagi yang termarjinalkanpun dari rumah. Rumah yang homy atau yang nyaman asri aman dan ngangeni standarnya bukan pada kemewahan melainkan pada suatu rasa kemanusiaan, ada aura pencerahan yang dapat dirasakan. Aura ini adalah sesuatu yang tak benda atau untangible. Sentuhan rasa pada yang tangible akan mampu membangun rasa yang untangible.

Dahulu di era presiden SBY ada gerakan rumah pintar, mobil pintar, yang digagas ibu Ani Yudhoyono diimplementasikan melalui perpustakaan dan kegitan literasi. Ini ide yang cerdas, sayang rohnya hilang. Tatkala politik lebih dominan maka apapun sarat dengan seremonial dan kepura puraan. Roh jiwa tak suchi maupun passion tidak muncul. Komitmen dan konsistensi tergantung perintah atau pamrih dan tidak akan berani nggetih. Dampak luas bagi hidup dan kehidupan seumur jagung. Melalui gerakkan moral yang dibangun bottom up ini akan menjadi fondasi bagi hidup tumbuh dan berkembangnya kesadaran.

Gerakkam moral dari rumah tidak perlu sama karena konteksnya adalah untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dari rumah. Saling menginspirasi, menjaga keteraturan sosial dari berbagi sisi atau berbagai model kegiatan. Misalnya kegiatan peduli lingkungan melalui gerakan " bersih bersih dari rumah". Mulai mengkategorikan hingga membuang sampah dimulai dari rumah. Menata rumah menjadi home sweet home, " rumahku musiumku" "rumahku galeriku" dan sebagainya. Apa yang ada di rumah memiliki nilai atau makna yang sangat berharga bagi hidup dan kehidupan. Kita pun bisa menggerakkan rumah pintar yang sudah ada. Menggelorakan rumah sebagai basis religi seni tradisi hobi komuniti hingga teknologi bisa dilakukan.

Tertib berlalu lintaspun dibangun dari rumah, karena keteraturan sosial ini akan dimulai saat keluar dari rumah. Secara moral niat kita sudah berupaya baik dan benar. Niat baik dan benar tatkala dapat tertanam dari rumah maka dalam hubungan sosial kemasyarakatan akan semakin mudah ditumbuhkembangkan.Apa saja kapan saja dimana saja dengan cara apa saja dan siapa saja bisa.
1.Apa saja :
Memulai apa saja dari rumah bisa.
2. Kapan saja
Kapan saja waktunya bisa kita lakukan
3. Dimana saja
Rumah kita di mana saja bisa memancarkan aura dan nilai nilai budi luhur untuk peka peduli dan bela rasa kepada manusia maupun lingkungannya
4. Dengan cara apa saja
Dari cara manual hingga virtual bisa dilakukan
5. Siapa saja bisa.

rumah

Foto : Rumahku Istanaku

Apa saja kapan saja dimana saja dengan cara apa saja dan siapa saja bisa dimulai dari rumah untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara. Sentuhan dari rumah menjadi sangat penting bagi munculnya keteraturan sosial bagi kekuatan untuk membangun solidaritas sosial dalam menjaga daya tahan daya tangkal hingga daya saing.
Tatkala dari rumah rumah ini terbangun karakternya dapat di tingkatkan dalam berbagai community of interest. Contoh kampung code yang dirintis dan dibangun Romo Mangun Wijaya bersama para warga. Kampung tertib yang dibangun stake holder bidang lalu lintas. Rumah pintar yang menjadi ikon literasi. Rumahku musiumku sebagai wujud kecintaan membangun rumah sebagai tempat apresiasi bagi seni budaya. Kampung seniman kampung warna warni. Dan banyak lagi yang telah ada dan dimulai oleh masyarakat. Ini yang perlu dikemas dimaknai dan dimarketingkan.

Dari rumahpun dapat membangun masyarakat sadar wisata. Karena sadar wisata menjadi kekuatan untuk cinta tanah air, lingkungan kampung hingga rumah kita masing masing. Sumber daya manusia adalah aset utama bangsa. Mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi hal yang utama dan pertama dan tanggung jawab kita bersama. Tiada hari tanpa kebaikan dan perbaikan. Pembangunan nilai nilai moral dengan kesadaran tanggung jawab dan disiplin. Rumahku istanaku hidup tumbuh dan berkembang hingga kembali ke Sang khalik menjadi kebanggaan dan kecintaanku. Hidup adalah harapan tantangan perjuangan proses panjang pembelajaran dan nyali berbuat baik untuk kebaikan dan kebenaran agar semakin manusiawinya manusia.0 Chrysnanda Dwi Laksana

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Selasa, 22 September 2020
Sabtu, 19 September 2020
Minggu, 02 Agustus 2020
Senin, 20 Juli 2020
Minggu, 12 Juli 2020
Minggu, 05 Juli 2020
Senin, 29 Juni 2020
Rabu, 24 Juni 2020
Kamis, 18 Juni 2020
Rabu, 10 Juni 2020
Senin, 18 Mei 2020
Minggu, 10 Mei 2020