Jumat, 25 Desember 2020 11:12:34

Muncul Varian Baru Covid, Kedatangan Warga Eropa & Australia Diperketat

Muncul Varian Baru Covid, Kedatangan Warga Eropa & Australia Diperketat

Beritabatavia.com - Berita tentang Muncul Varian Baru Covid, Kedatangan Warga Eropa & Australia Diperketat

Sejumlah negara di Eropa dan Australia melaporkan telah mengidentifikasi munculnya varian baru yang serupa dengan virus Sars-Cov2 dan dinamai ...

Muncul Varian Baru Covid, Kedatangan Warga Eropa & Australia Diperketat   Ist.
Beritabatavia.com -

Sejumlah negara di Eropa dan Australia melaporkan telah mengidentifikasi munculnya varian baru yang serupa dengan virus Sars-Cov2 dan dinamai Sars-Cov-2-VUI2020-12/01. Guna mengantisipasi varian baru virus covid-19 di South Wales Inggris Satgas Penanganan Covid-19 meminta agar memperketat protokol kesehatan untuk kedatangan dari Inggris dan Eropa serta Australia. Bahkan warga asing yang terpapar virus covid-19 di Indonesia tidak ditanggung negara.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. menyatakan, pihaknya telah  menyempurnakan regulasi perjalanan dengan melakukan adendum Surat Edaran No. 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Khususnya memperketat kedatangan pelaku perjalanan dari Inggris, Eropa dan Australia. Karena ditemukannya varian baru, maka berpotensi terdistribusi ke negara lain," kata Prof Wiku Adisasmito.

Menurutnya, surat edaran itu mengatur beberapa tahapan bagi warga negara asing (WNA) maupun Warga Negara Indonesia (WNI) dari negara asing. Khusus WNA dari Inggris, baik secara langsung maupun transit di negara asing, tidak dapat memasuki wilayah Indonesia untuk sementara waktu.

Bagi WNA dari wilayah Eropa dan Australia, baik secara langsung dan transit harus menunjukkan hasil tes negatif RT-PCR yang dikeluarkan fasilitas kesehatan di negara asal yang berlaku maksimal 2x24 jam sebelum tanggal jam keberangkatan.

Sedangkan bagi WNI yang datang dari negara Eropa dan Australia baik secara langsung maupun transit di negara asing, juga harus menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang berlaku maksimal 2x24 jam sebelum jam keberangkatan. Sementara untuk ketentuan kedatangan WNA dari negara lain, juga sudah diatur dalam Surat Edaran No. 3 Tahun 2020. Untuk tahapan selanjutnya, bagi WNA atau WNI yang lolos pemeriksaan awal, harus melakukan tes ulang RT-PCR pertama.

"Jika hasilnya positif, maka harus menjalani perawatan lanjutan. Dan jika hasilnya negatif, maka pendatang harus melakukan tahapan lanjutan yaitu isolasi selama 5 hari (sejak tanggal kedatangan)," tegasnya.

Bagi WNA atau WNI negatif Covid-19 dan telah menjalani isolasi selama 5 hari, maka akan dilakukan tes ulang RT-PCR tahap 2. Pertimbangan tes ulang ini, adalah median waktu inkubasi virus Covid-19 yaitu selama 5 hari. Apabila hasil tes kedua itu negatif, maka pelaku perjalanan akan diperbolehkan memasuki Indonesia.

Namun, apabila hasil tes kedua positif Covid-19, maka harus melakukan perawatan lanjutan. Untuk biaya perawatan ini, Wiku menyebut bagi WNI ditanggung pemerintah Indonesia. Sedangkan WNA akan bersifat mandiri atau berbayar.  

"Pada prinsipnya, peraturan ini dibentuk untuk membatasi mobilitas, yang dapat meningkatkan peluang Penularan sekaligus tanggap terhadap fenomena mutasi virus di beberapa negara di dunia," terang Wiku.

Disamping itu, Pemerintah Indonesia juga berkomitmen melakukan surveilans perubahan genetika varian baru virus Sars-Cov2 serta sebarannya secara nasional dan global. Pemerintah pun berusaha kerasa untuk mencegah masuknya varian baru virus tersebut untuk melindungi keselamatan dan kesehatan warga negara Indonesia dari kemunculan imported case. 0 son

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Senin, 22 Februari 2021
Minggu, 21 Februari 2021
Minggu, 21 Februari 2021
Jumat, 19 Februari 2021
Kamis, 11 Februari 2021
Rabu, 10 Februari 2021
Rabu, 03 Februari 2021
Rabu, 06 Januari 2021
Senin, 28 Desember 2020
Jumat, 25 Desember 2020
Selasa, 08 Desember 2020
Senin, 07 Desember 2020