Kamis, 27 Mei 2021 15:08:17

Pengamat : Puan Dipermalukan, Megawati Gagal Melakukan Regenerasi PDIP

Pengamat : Puan Dipermalukan, Megawati Gagal Melakukan Regenerasi PDIP

Beritabatavia.com - Berita tentang Pengamat : Puan Dipermalukan, Megawati Gagal Melakukan Regenerasi PDIP

Keriuhan politik di tubuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dituding sebagai potret kegagalan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri ...

Pengamat : Puan Dipermalukan, Megawati Gagal Melakukan Regenerasi PDIP Ist.
Beritabatavia.com -

Keriuhan politik di tubuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dituding sebagai potret kegagalan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri melakukan regenerasi kepimpinan di internal partai.

Penilaian itu disampaikan presidium Marhaen Indonesia 98 Ricky Tambunan, melalui siaran persnya, Kamis 27/5/2021. Pria yang  mengaku mengikuti perkembangan sejak masih menjadi PDI hingga pernah menjadi pengurus PDIP, melihat regenerasi di PDIP tidak berjalan baik.

" Saya melihat Ketua Umum PDI Perjuangan Dr Hj Megawati Soekarno Putri, tidak sukses dalam melakukan generasi kepemimpinan di internal PDI Perjuangan di dalam tubuh keluarganya sendiri, tidak seperti mantan Presiden SBY di Demokrat,  terutama diawali dari Kongres V PDIP 8 Agustus 2019," kata Ricky Tambunan.

Ricky menjelaskan, gonjang ganjing yang terjadi di tubuh PDIP, akibat pernyataan Bambang Wuriyanto atau Bambang Pacul Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu, dan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, yang menghujat Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah, dan pernyataan Hasto Kristianto Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan. Kedua petinggi PDIP itu mendiskreditkan Ganjar Gubernur Jawa Tengah, terkesan menjadikan Puan Maharani, menjadi hantaman arus bawah,seperti sansak ring tinju.

Akibat dari sentingan ini, nama Ganjar Pranowo yang malah semakin naik dan mendapat respon dari publik, akibatnya malah nama Puan Maharani Ketua DPR RI menjadi habis dan babak belur ditengah masyarakat.

"Sebagai seorang Ketua DPR, Puan dipermalukan, dan partai menjadi bulan bulanan," kata Ricky. Apalagi saat itu, lanjutnya, Ganjar diterima Ketua Umum PDIP yang juga mantan Presiden menyerahkan foto Megawati karya lukisan Joko.

Bambang Pacul dan Hasto Kristianto, tahu dan sangat paham benar, keputusan kongres V soal calon presiden, dimana itu  adalah ada di tangan ketua umum. Sebagai DPP Hasto dan Pacul tahu itu, dan ikut tanda tangani keputusan kongres V Bali, tanggal 8 Agustus 2019?

"Saya justru melihat ada yang bermain dan mempunyai 2 agenda, dalam menaikkan Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden dari PDI Perjuangan, dan menjadikan seseorang dari pengurus DPP PDI Perjuangan, untuk menggantikan ibu Megawati sebagai Ketua Umum 2024, dengan menghancurkan Puan Maharani," ujar Ricky

Puan Maharani, terjebak disini, apalagi kok dengan  waktu yang bersamaan acara yang di Semarang dengan Ketua Umum  menerima Ganjar Pranowo di Tengku Umar.

Menurutnya, jika Taufik Kiemas masih hidup, ini pasti marah besar, Megawati, terjebak disini.

Banyak orang tahu, hubungan Prananda Prabowo dan Puan Maharani, suhunya turun naik, setelah peristiwa Kongres V. Saat itu, Prananda Prabowo gagal dilantik Jadi Ketua Harian DPP PDI Perjuangan. Seperti diketahui, Prananda dan Puan, adalah terlahir dengan berbeda ayah, Puan Maharani Anak satusatunya dari almarhum Taufik Kiemas, suami Megawati.

Hasto Kristianto dan Bambang Wuriyanto atau Bambang Pacul harus  bertanggung jawab, atas peristiwa ini, karena kedua orang ini, yang membukanya kepermukaan.

Akibat permainan akrobat politik mereka menjadi blunder, nama Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI menjadi bulan bulanan.

Saya minta, kedua orang ini, dipecat dari jabatannya. Ini blunder, dimana nama besar almarhum Taufik Kiemas dikorbankan. Bagaimanapun, selain Trah Bung Karno, Puan Maharani, anak kesayangan alm Taufik Kiemas pendiri PDI Perjuangan. O red

Berita Lainnya
Sabtu, 12 Juni 2021
Jumat, 11 Juni 2021
Kamis, 10 Juni 2021
Rabu, 09 Juni 2021
Selasa, 08 Juni 2021
Senin, 07 Juni 2021
Minggu, 06 Juni 2021
Sabtu, 05 Juni 2021
Jumat, 04 Juni 2021
Kamis, 03 Juni 2021
Rabu, 02 Juni 2021
Selasa, 01 Juni 2021