Senin, 02 Agustus 2021 10:55:21

Varian Delta Dominasi 86 % Spesimen & Merata di Seluruh Indonesia

Varian Delta Dominasi 86 % Spesimen & Merata di Seluruh Indonesia

Beritabatavia.com - Berita tentang Varian Delta Dominasi 86 % Spesimen & Merata di Seluruh Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengingatkan, potensi penularan varian baru virus corona masih sangat tinggi. Bahkan hasil penelitian spesimen ...

Varian Delta Dominasi 86 % Spesimen & Merata di Seluruh Indonesia Ist.
Beritabatavia.com -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengingatkan, potensi penularan varian baru virus corona masih sangat tinggi. Bahkan hasil penelitian spesimen penyebaran virus corona varian Delta telah menyebar merata ke seluruh wilayah Indonesia. Untuk menekan penyebarana dan penularan tersebut, Pemerintah terus meningkatkan dan melakukan penguatan testing dan tracing khususnya di pemukiman padat penduduk.

"Varian Delta mendominasi 86 persen spesimen yang dilakukan sequencing dalam 60 hari terakhir, berasal dari 24 provinsi. Sehingga dapat dikatakan sudah hampir merata di seluruh Indonesia," kata juru bicara vaksinasi Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi.

Menurut Nadia, jejaring laboratorium genomic sequencing atau metode pengurutan genom untuk memetakan mutasi virus di bawah komando Litbangkes terus berupaya menelusuri pola persebaran varian virus Covid-19 di Indonesia.

Dia mengungkapkan, sejak awal 2021 hingga 28 Juli, Indonesia telah melaporkan 3.651 hasil pengurutan genom ke dalam database global. Tercatat di dalamnya, tiga dari empat varian virus corona yang harus diwaspadai, yakni varian Alfa, Beta, dan Delta.

Siti Nadia mengatakan, laporan tersebut patut menjadi perhatian bersama mengingat potensi penularan varian baru corona masih sangat tinggi. Untuk menekan penularan, pemerintah melakukan penguatan testing dan tracing terutama di pemukiman padat penduduk.

Mekanisme tracing atau pelacakan juga menggunakan sistem perangkat lunak Silacak untuk memudahkan mengetahui kontak erat pasien. Penduduk yang mengalami kontak erat akan diarahkan untuk dikarantina.

"Kami juga lakukan percepatan vaksin untuk menaikkan imunitas tubuh. Vaksinasi juga mengurangi risiko tertular, menderita sakit berat, bahkan risiko kematian dari pasien terjangkit Covid-19," ujar dr Siti Nadia.

Dia meminta partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam membantu menghambat, bahkan memutus transmisi virus dengan patuh pada protokol kesehatan.

"Sebagai tindak pencegahan penyebaran, masyarakat yang terdeteksi sebagai kasus positif, diharapkan langsung melapor kepada petugas setempat agar dapat dipantau dan dihubungkan dengan akses kesehatan," ujarnya. O son

Berita Lainnya
Rabu, 13 Oktober 2021
Selasa, 12 Oktober 2021
Senin, 11 Oktober 2021
Minggu, 10 Oktober 2021
Sabtu, 09 Oktober 2021
Jumat, 08 Oktober 2021
Kamis, 07 Oktober 2021
Rabu, 06 Oktober 2021
Selasa, 05 Oktober 2021
Senin, 04 Oktober 2021
Minggu, 03 Oktober 2021
Sabtu, 02 Oktober 2021