Selasa, 04 Januari 2022 21:59:23

BP2MI Apresiasi Respon dan Gerak Cepat Polri Lindungi PMI

BP2MI Apresiasi Respon dan Gerak Cepat Polri Lindungi PMI

Beritabatavia.com - Berita tentang BP2MI Apresiasi Respon dan Gerak Cepat Polri Lindungi PMI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya perlindungan dan pencegahan terjadinya penyelendupan dan proses ilegal Pekerja Migran ...

BP2MI Apresiasi Respon dan Gerak Cepat Polri Lindungi PMI Ist.
Beritabatavia.com -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya perlindungan dan pencegahan terjadinya penyelendupan dan proses ilegal Pekerja Migran Indonesia (PMI). Hal itu disampaikan saat menggelar audiensi dengan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani di Mabes Polri, Selasa 4/1/2022.

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Sigit dan Benny juga membahas peristiwa tenggelamnya kapal yang diduga mengangkut PMI ilegal di perairan Malaysia. Kapolri Jenderal Sigit pun memaparkan sejumlah upaya dan langkah yang dilakukan Polri terkait dengan kejadian yang menimpa WNI tersebut.

Lulusan AKPOL 1991 itu menuturkan beberapa langkah yang dilakukan Polri, diantaranya membentuk Satgas misi kemanusiaan Internasional. Kemudian, Korps Bhayangkara juga terus melakukan upaya untuk pemulangan para WNI yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Diketahui, 11 WNI yang menjadi korban telah dikembalikan ke Indonesia pada 23 Desember 2021 lalu. Sementara, untuk hari ini, setidaknya akan ada delapan jenazah lagi yang dibawa kembali ke Indonesia.

"Berkoordinasi dengan Pemerintah Malaysia, Kemlu RI, dan BP2MI dalam hal repatriasi atau pemulangan 11 jenazah ke Indonesia. Polri juga telah berkoordinasi dengan otoritas Malaysia dalam hal perizinan memasuki wilayah Malaysia terhadap dua Kapal Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri untuk membawa jenazah kembali ke Indonesia," ujar Kapolri Jenderal Sigit.

Selanjutnya, berkoordinasi dengan jabatan Forensik dan DVI Malaysia serta pihak Rumah Sakit (RS) Sultan Ismail Johor Baru dalam hal pemeriksaan sidik jari dan antemortem 3 jenazah lainnya yang masih berada di Johor Bahru Malaysia.

Lalu, dengan Jabatan Imigrasi Malaysia (JIM) Negeri Johor untuk melakukan interview terhadap korban yang selamat. Tak hanya itu, dalam hal ini, 13 PMI diduga ilegal yang diamankan otoritas Malaysia, juga bakal diberikan bantuan hukum.

"Melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku penyelundupan PMI ilegal ke Malaysia. Dan menutup Pelabuhan Gentong, Bintan, Kepri yang diduga menjadi tempat pengiriman PMI ilegal di wilayah Malaysia," papar Sigit.

Lebih lanjut, Sigit memastikan, Polri juga melakukan proses penyidikan berkaitan dengan tindak pidana perlindungan pekerja migran Indonesia menyusul terjadinya peristiwa tenggelamnya kapal di perairan Malaysia tersebut.

Disisi lain, Sigit menekankan, Polri akan siap mendukung upaya dari BP2MI dalam memberikan perlindungan terhadap PMI. Oleh karena itu, Sigit meminta kepada seluruh jajarannya untuk bersinergi dengan BP2MI dalam hal memberikan perlindungan dan pencegahan penyelundupan PMI ke luar negeri.

Upaya tersebut, kata Sigit, merupakan wujud dari kehadiran negara yang memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

"Harus betul-betul ada kepastian negara untuk melindungi mereka. Perlu adanya pendampingan kepada PMI yang bermasalah dengan hukum. Bagi titik-titik yang belum ada Polri mungkin bisa diadakan perwakilan-perwakilan disana," tegas Sigit.

Kapolri juga mengingatkan WNI yang ingin menjadi PMI, harus memerlukan pelatihan untuk mendapatkan keterampilan khusus ketika bekerja di luar negeri. Menurutnya, pendidikan dasar itu dapat mencegah terjadinya potensi kekerasan atau tindakan lainnya yang tidak diinginkan terhadap PMI.

Sementara itu, Kepala BP2MI Benny Rhamdani menyampaikan apresiasi kepada Polri yang telah bergerak cepat dalam upaya perlindungan PMI pasca-peristiwa tenggelamnya kapal di perairan Malaysia.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi respon Polisi sangat cepat atas penanganan di Johor Baru. Ini kami jujur tidak mengada-ada," kata Benny dalam kesempatan yang sama.

Menurut Benny, respon cepat dari Polri itu mencerminkan hadirnya Negara terhadap masyarakat Indonesia yang memerlukan bantuan serta perlindungan. "Ini menunjukan bahwa Negara hadir hukum bekerja," tutup Benny.0 son

Berita Lainnya
Senin, 03 Januari 2022
Sabtu, 01 Januari 2022
Selasa, 28 Desember 2021
Senin, 27 Desember 2021
Minggu, 26 Desember 2021
Jumat, 24 Desember 2021
Kamis, 23 Desember 2021
Kamis, 23 Desember 2021
Rabu, 22 Desember 2021
Rabu, 22 Desember 2021
Selasa, 21 Desember 2021
Selasa, 21 Desember 2021