Beritabatavia.com -
Wamenkumham, Denny Indrayana mengakui hanya Indonesia yang masih memberi remisi terhadap koruptor. Atas kebijakan itu Indonesia masih mendapat rapor merah di mata Internasional dalam bidang pemberantasan korupsi.
Memang di negara lain tidak ada remisi bagi koruptor. Satu-satunya negara yang memberikan remisi untuk koruptor hanya Indonesia selama ini, itu makanya kita mendapat rapor merah di mata Internasional, ujar Denny di Hotel Maharadja, Jakarta, Jumat (30/12).
Diakuinya, hasil pertemuan negara di PBB terkait pemberantasan korupsi, dan sialnya Indonesia menjadi satu diantara negara yang diperingati oleh perserikatan negara-negara tersebut.
Ada satu Pertemuan negara PBB anti korupsi. Di situ kebijakan pemberian remisi kita dikritik. Sebanarnya Indonesia itu ingin memberantas korupsi tidak? Ujar Denny mengutip lontaran kritik dari seseorang perwakilan negara PBB dalam pertemuan tersebut. o ep