Selasa, 20 Maret 2012 13:43:28

Dugaan Mark-up Pembelian Sukhoi Dilaporkan ke KPK

Dugaan Mark-up Pembelian Sukhoi Dilaporkan ke KPK

Beritabatavia.com - Berita tentang Dugaan Mark-up Pembelian Sukhoi Dilaporkan ke KPK

Imparsial melaporkan Kementerian Pertahanan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan itu terkait dugaan mark up atau penggelembungan harga ...

 Dugaan Mark-up Pembelian Sukhoi Dilaporkan ke KPK Ist.
Beritabatavia.com - Imparsial melaporkan Kementerian Pertahanan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan itu terkait dugaan mark up atau penggelembungan harga dalam pembelian enam jet tempur sukhoi 30MK2 dari pemerintah Rusia.

Perhitungan yang dilakukan (pembelian sukhoi) menimbulkan kerugian negara sekitar 73 juta dolar Amerika, kata Direktur Eksekutif Imparsial Poengki Indarti di kantor KPK, Jakarta, Selasa (20/3).

Menurut Poengki, penggelembungan harga tersebut dilakukan dengan cara lama, yaitu melalui pihak ketiga atau melalui agen (rekanan)

Pembelian ini kan harusnya Government to Government (G to G) atau tidak boleh ada rekanan. Tetapi, operasionalnya dilakukan oleh pihak ketiga, ujar Poengky sambil menambahkan dicurigai telah terjadi kecurangan daalam kredit eskpornya.

Pembelian enam jet tempur Sukhoi 30MK2 dari pemerintah Rusia terus menuai kontroversi. Sebab, diduga telah terjadi penggelembungan harga dengan dilibatkannya ketiga sebagai broker, yang menyalahi aturan G to G.

PT Trimarga Rekatama, milik pengusaha Eng Jin Tjong yang ditunjuk sebagai agen JSC Rosoboronexport Rusia untuk menangani dokumen prakualifikasi. Padahal Rosoboronex punya kantor perwakilan di Jakarta. o end




Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Senin, 20 Juli 2026
Kamis, 16 Juli 2026
Kamis, 16 Juli 2026
Kamis, 16 Juli 2026
Senin, 13 Juli 2026
Senin, 13 Juli 2026
Kamis, 09 Juli 2026
Rabu, 08 Juli 2026
Jumat, 03 Juli 2026
Rabu, 24 Juni 2026
Jumat, 12 Juni 2026
Jumat, 12 Juni 2026