Beritabatavia.com -
Seorang wanita yang tak disebutkan namanya mencari bantuan medis karena bahunya yang sakit. Dan karena sakitnya, ia mulai rutin mengunjungi klinik demi pengobatan. Tapi lama kelamaan ada yang berbeda pada perilaku dokter yang tak disebutkan namanya itu. Suatu hari si dokter malah memberikannya mainan seks. Duh!
Dokter juga menawarkan mengobati pasien wanita itu di rumah si dokter secara gratis. Ketika ia mengunjungi rumahnya, bukannya memperlakukan bahunya, ia memberinya dildo untuk membantu meningkatkan harga dirinya.
Saya pikir dia begitu baik dan mau menolong saya. Reaksi saya adalah serangan tertawa histeris. Dokter kemudian bertanya apakah warna (mainan seks) salah dan menanyakan apakah saya lebih suka memiliki dildo berwarna biru, bukan pink," kata wanita itu seperti dikutip Inquisitr.
Menurut media The Local, Selasa (5/2/2013), dokter itu juga mulai membahas bagian tubuh pasien. Dokter mendorong pasien wanita itu untuk melihat dirinya di depan cermin. Merasa obrolan dokter sudah melantur, pasien memutuskan untuk pulang.
Setelah wanita itu pergi, dokter terus menghubungi dia melalui email dan telepon, menyarankan kunjungan lagi ke rumahnya, kali ini dengan seorang teman. Serangan si dokter tentu membuat pasien wanita itu begitu ketakutan dan ia menolak ajakan si dokter.
Keluarganya akhirnya meyakinkan dia untuk melaporkan perilaku dokter ke klinik. Dan sejak saat itu, si dokter dipecat karena memberikan mainan seks untuk salah satu pasiennya. o mcpd