Senin, 11 Maret 2013 10:13:18

Tak Ketemu Musuh, ABG Sabah Ditembak Mati Polisi Malaysia

Tak Ketemu Musuh, ABG Sabah Ditembak Mati Polisi Malaysia

Beritabatavia.com - Berita tentang Tak Ketemu Musuh, ABG Sabah Ditembak Mati Polisi Malaysia

Jatuh lagi korban jiwa dalam ketegangan antara aparat Malaysia dan orang-orang Filipina bersenjata, yang sudah berjalan satu bulan di negarabagian ...

  Tak Ketemu Musuh, ABG Sabah Ditembak Mati Polisi Malaysia Ist.
Beritabatavia.com - Jatuh lagi korban jiwa dalam ketegangan antara aparat Malaysia dan orang-orang Filipina bersenjata, yang sudah berjalan satu bulan di negarabagian Sabah, wilayah Malaysia di Kalimantan utara. 

Polisi Malaysia telah menembak mati seorang remaja dan melukai seorang pria dalam pertarungan paling akhir di Sabah, selagi berusaha mengakhiri ketegangan dengan kelompok Filipina bersenjata yang telah berjalan satu bulan di negarabagian Malaysia itu. 

Seluruhnya sudah 62 orang tewas dalam tempo 10 hari sejak pasukan Malaysia menyerang kamp tempat bersembunyinya sekitar 200 orang warga Filipina yang mendarat di Sabah pada tanggal 12 Februari dan tidak mau pergi. 

Mereka adalah pengikut Jamalul Kiram III, yang menyatakan diri sebagai Sultan Sulu dan pemimpin Islam di Filipina selatan, yang mengklaim wilayah Malaysia di Kalimantan utara itu sebagai tanah nenek moyangnya. 

Menurut polisi Malaysia, dua orang anggota polisi juga luka ditembak gerombolan bersenjata Filipina itu dalam bentrokan kemarin. 

Ini merupakan krisis keamanan paling buruk di Malaysia dalam beberapa tahun terakhir, dan pihak berwenang menuntut agar gerombolan bersenjata itu menyerah tanpa syarat. 

Para pengikut Jamalul Kiram kini bersembunyi dalam daerah yang dikepung sekitar dua dewsa, perkebunan kelapa sawit dan daerah rawa. 

Kata Kepala Polisi Sabah, Hamza Taib, pihak berwenang telah menahan enam orang lagi di bawah undang-undang keamanan dan sedang mengusut apakah mereka telah melakukan tindakan teroris. 

Jumlah yang ditahan di bawah undang-undang keamanan dalam krisis ini kini 85 orang. 

Sekitar 235 orang ikut dalam misi untuk merebut kembali Sabah bagi kesultanan Sulu, yang telah menyoroti masalah immigrasi ilegal dan ketiadaan penegakan hukum di garis pantai Malaysia, dan telah membuat kikuk Malaysia dan Filipina.

Aparat keamanan Malaysia telah menempatkan lima batalion tentara - atau sekitar 3500 orang - di suatu daerah keamanan khusus sepanjang pantai timur Sabah menyusul masuknya orang-orang Filipina bersenjata itu untuk melindungi penduduk setempat yang jumlahnya 1,4 juta jiwa. o mcpd


Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Minggu, 21 April 2024
Jumat, 15 Maret 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
Rabu, 06 Maret 2024
Kamis, 01 Februari 2024
Minggu, 10 Desember 2023
Minggu, 01 Oktober 2023
Jumat, 22 September 2023
Rabu, 23 Agustus 2023
Kamis, 13 April 2023
Sabtu, 01 April 2023
Kamis, 30 Maret 2023