Beritabatavia.com -
Yoon Chang-Jung, juru bicara Presiden Korea Selatan (Korsel) Park Geun-Hye yang dipecat karena memegang bokong perempuan, kembali membantah tuduhan pelecehan seksual itu. Kini Yoon mengatakan, dirinya hanya memegang pinggang staf kedutaan besar itu.
Korban yang mengaku dilecehkan oleh Yoon ternyata adalah seorang pekerja magang yang masih berusia 20 tahun. Perempuan itu berdarah Korea dan Amerika yang bekerja di Kedubes Korsel di Washington.
Pada awalnya, Yoon dituduh melakukan kekerasan seksual pada korban di sebuah bar hotel dengan meraba bokong korban. Setelah itu, Yoon dikabarkan mengajak perempuan itu untuk menemaninya di kamar hotel dan berhubungan seks.
Namun Yoon mengatakan, dirinya hanya memegang pinggang perempuan muda itu, sebagai sebuah bahasa tubuh ketika mereka berada di bar. Pada saat itu, Yoon sedang meminum minuman keras dan bersorak bersama teman-temannya.
Yoon mengaku, dirinya menggelar pesta di bar karena merasa bersalah pada korbannya. Korban seringkali dimarahi oleh Yoon karena dianggap lalai dalam bertugas.
Saya benar-benar menyesal bahwa saya tidak tahu budaya Amerik, ujar Yoon dalam sebuah acara televisi, seperti dikutip Assciated Press, Sabtu (11/5/2013).
Mantan wartawan senior itu menjelaskan, dirinya hanya ingin menyenangkan perempuan itu dan sama sekali tidak berkeinginan memerkosanya. Yoon turut membantah tuduhan yang menyebutkan, dirinya mengajak korban ke kamar hotel.
Dalam sebuah jumpa pers, Yoon mengutarakan permintaan maafnya mengenai peristiwa ini. Menurutnya, kontroversi yang muncul dari masalah ini telah mengacaukan kunjungan Park ke AS. o mcpd