Beritabatavia.com -
Jika bukan karena Arjen Robben, Bayern tidak mungkin berada di semifinal. Ya, winger asal Belanda ini selalu menjadi pahlawan bagi klub Bavaria itu di fase knock-out Liga Champions musim ini.
Andilnya seperti Lionel Messi di Barcelona, yakni menyelamatkan timnya dari kekalahan. Dan, Robben melakukan hal serupa untuk Bayern di Old Trafford. Bertandang ke markas Manchester United (MU) dalam laga kedua babak perempatfinal, Kamis (8/4) dinihari, Robben menghidupkan asa Bayern di saat tertinggal 0-3 dari MU lewat gol Danny Gibson (3) dan Nani (7, 41).
Secara agregat, Bayern kalah 4-2. Namun semangat pantang menyerah anak-anak Bavaria ini tak kendur. Berawal dari gol penyeimbang Ivica Olic di penghujung babak pertama, pasukan Louis van Gaal ini menekan MU hingga lahir gol kedua lewat Arjen Robben pada menit ke-74.
Gol Robben itulah yang menjadi penentu lolosnya Bayern ke semifinal karena meski secara agregat 4-4, klub Jerman itu lebih berhak berada di semifinal lantaran unggul aturan gol tandang.
Dengan sukses itu, Bayern patut berterima kasih kepada Robben. Mantan pemain bintang Chelsea dan Real Madrid ini bukan kali ini saja menjadi penyelamat tim. Sebelumnya, ia melakukan dalam duel kontra Fiorentina di fase 16 Besar. Situasinya pun nyaris sama dimana Bayern tertinggal tiga gol (1-3) saat melawan ke Fiorentina di leg kedua . Robben membuatnya menjadi 3-2 dan skor ini bertahan hingga akhir pertandingan. Dengan begitu, Bayern lolos karena unggul aturan gol tandang.
Menanggapi kontribusinya untuk tim, Robben merasa dirinya bukan apa-apa. Ia hanya ingin member yang terbaik untuk tim. Ia juga tak mau dirinya dibandingkan dengan Messi.
Messi itu beda. Dia pemain terbaik dunia saat ini, dan semua orang tidak meragukan itu, sergah pemain yang memiliki kecepatan dan akselerasi brilian ini.
Saya adalah saya, dan yang terpenting saya bisa membantu tim bersama rekan pemain lain untuk mewujudkan impian bersama yakni meraih trofi juara, pungkasnya. jon