Beritabatavia.com -
NGAWI – Kontingen Wushu Kabupaten Ngawi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Jawa Timur. Turun dalam ajang Wushu Sanda Skanega Elite Championship 2026 di Kabupaten Jombang, atlet Sasana Soerjo Ngawi berhasil mempertahankan gelar Juara Umum.
Kejuaraan yang memperebutkan Piala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jombang tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (8-9 Agustus 2026), di Aula SMKN 3 Jombang.
Dalam kejuaraan tersebut, Kontingen Wushu Ngawi menurunkan 15 atlet pelajar. Meski mayoritas merupakan atlet usia pelajar, mereka mampu menunjukkan performa terbaik dan bersaing dengan kontingen dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Hasilnya pun sangat membanggakan. Dari 15 atlet yang diturunkan, anak didik pelatih Sasana Soerjo Ngawi, Didit Koko Nugroho, berhasil membawa pulang 12 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu.
Capaian tersebut mengantarkan Ngawi kembali menjadi Juara Umum 1. Sementara posisi kedua ditempati Kabupaten Banyuwangi dan Juara Umum 3 diraih Kota Kediri.
Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum ini sekaligus mengulang prestasi yang diraih Wushu Ngawi pada kejuaraan serupa tahun 2025 lalu.
Pelatih Sasana Soerjo Ngawi, Didit Koko Nugroho, mengaku bersyukur atas pencapaian anak didiknya. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras bersama, mulai dari atlet, pelatih hingga seluruh pihak yang memberikan dukungan.
“Ya pertama kita bersyukur, kita mampu kembali meraih juara umum. Ini merupakan hasil kerja keras semuanya. Saya juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami, utamanya seluruh pengurus Wushu di Ngawi,” ungkap Didit.
Pria yang akrab disapa Mas Koko tersebut berharap keberhasilan mempertahankan gelar juara umum dapat menjadi tambahan motivasi bagi para atlet maupun pelatih untuk terus meningkatkan kemampuan.
Menurutnya, keikutsertaan dalam kejuaraan kali ini memang sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan dan persiapan menghadapi ajang yang lebih besar.
“Ya ini memang kita mempertahan juara umum, karena di kejuaraan tahun 2025 kemarin, kita juga mendapatkan juara umum. Tapi untuk tahun ini kita memang sengaja menurunkan atlet yang masih pelajar, untuk menambah jam terbang demi persiapan di ajang POPDA mendatang,” jelasnya.
Didit menilai pengalaman bertanding dalam kejuaraan tingkat Jawa Timur sangat penting bagi atlet-atlet muda. Selain untuk mengukur kemampuan, kejuaraan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para atlet pelajar untuk mendapatkan pengalaman bertanding menghadapi lawan dari berbagai daerah.
Dengan tambahan jam terbang tersebut, pihaknya berharap para atlet semakin matang, baik dari sisi teknik, mental maupun pengalaman bertanding ketika nantinya tampil di ajang POPDA.
Sementara itu, Ketua Pengkab Wushu Ngawi, Yuli Kusprasetyo, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet dan pelatih yang kembali membawa nama Ngawi menjadi yang terbaik.
“Saya ucapkan selamat kepada seluruh pelatih dan para atlet yang telah berhasil meraih juara umum di kejuaraan Wushu Jombang,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Ketua KONI Kabupaten Ngawi, Faisol. Ia mengaku bangga atas prestasi yang kembali ditorehkan cabang olahraga Wushu Ngawi.
Menurut Faisol, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Wushu, tetapi juga diharapkan mampu memberikan motivasi kepada cabang olahraga lainnya di Kabupaten Ngawi untuk terus berprestasi.
“Tentunya saya sebagai Ketua KONI Ngawi sangat bangga atas raihan anak-anak Wushu yang telah berhasil meraih juara umum di Jombang. Semoga prestasi ini mampu menjadi motivasi bagi seluruh cabor yang lain. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada seluruh pelatih dan atlet Wushu kita,” terangnya.
Keberhasilan Ngawi mempertahankan gelar juara umum di Wushu Sanda Skanega Elite Championship 2026 menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet Wushu di Kabupaten Ngawi.
Dengan dominasi 12 medali emas dari 15 atlet yang diturunkan, capaian tersebut sekaligus menjadi modal berharga bagi para atlet pelajar Sasana Soerjo Ngawi untuk menghadapi agenda pertandingan berikutnya, khususnya POPDA. Esaputra.