Beritabatavia.com -
Mimpi buruk itu datang lagi. Untuk kesekian kali, ‘Setan Merah’ Manchester United (MU) bertekuk lutut di kaki Bayern Munich di ajang Liga Champions. Kini MU lebih fokus untuk mempertahankan gelar Liga Primer Inggris.
Sepertinya Old Trafford yang disebut ‘Theatre of Dream’ bertuah untuk Bayern. Setiap kali melawat ke markas MU itu, Bayern selalu pulang dengan membawa sukacita besar.
Kali ini memang pulang dengan kekalahan tapi itu bukan masalah karena Bayern terus melenggang ke semifinal Liga Champions karena unggul aturan gol tandang. Sungguh menyakitkan buat MU. Jika tidak ada sistem away goal, MU mungkin tidak bernasib seperti ini yakni tersingkir meski menang, tapi itulah sepakbola.
Dengan kegagalan di Eropa, MU kini bisa lebih fokus untuk memburu gelar Liga Primer Inggris empat kali berturut-turut untuk disandingkan dengan trofi Piala Carling. Itu juga tantangan berat karena mereka kini tercecer dua poin di belakang Chelsea, yang sudah dihadapi dua kali. Artinya, mereka hanya berharap Chelsea tergelincir dalam lima laga sisa.
Ini bukan akhir segalanya. Kami memang mendapatkan dua hasil buruk, tapi bukan petaka. Ini hanya tidak biasanya bagi klub kami, terang pelatih Sir Alex Ferguson.
Kami sadar sudah tersingkir dari pentas Eropa dan kami harus memenangkan lima pertandingan berikutnya.
Upaya MU mendongkel Chelsea dimulai dengan lawatan ke Blackburn, Minggu nanti. Namun mereka tidak diperkuat Wayne Rooney yang kembali cedera setelah diganti di babak kedua. Saya tidak yakin dia akan siap untuk laga Minggu nanti, tapi dia akan kembali pecan depan, tandas Ferguson. jon