Beritabatavia.com -
Bentrokan tak terhindarkan dalam pembongkaran makam warga Cikaret, oleh pengelola Perumahan Samudera Residence. Warga Cikaret Desa Tajur Halang Kecamatan Tajur Halang Kabupaten Bogor, menolak makam tersebut dipindahkan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dengan ahli waris.
Bentrok yang berlangsung singkat ini, mengakibatkan seorang petugas dari Polsek Tonjong, Depok terluka di bagian kepalanya. Tidak hanya itu, seorang wartawan salah satu tv swasta juga di kroyok massa, yang menolak gambar insiden direkam.
Belum puas menganiaya polisi dan wartawan, massa kemudian membakar sebuah mobil beko dan mobil kantor yang berada disekitar lokasi. Bantuan personil polisi dari Polres Depok dan Polres Bogor kelokasi, guna berusaha mencegah aksi semakin meluas.
Maman, 45, salah seorang pengurus wilayah menuturkan, warga Cikaret, marah dan berbuat anarkis, karena pihak pengelola Perumahan Samudera Residence, tidak mau mendengar aspirasi warga, terkait penolakan pembongkaran makam tersebut.
Selama ini warga menganggap, makam ini merupakan salah satu makam keramat di Kampung Cikaret, sehingga warga sekitar menolak pembongkaran yang akan dilakukan oleh perumahan Samudera Residence tersebut, kata Maman, Minggu(18/7).
Selain itu, kata dia, pembongkaran yang akan dilakukan oleh perumahan Samudera Residence tersebut, baru sebatas musyawarah antara tingkat RT dan RW. Sedangkan, musyawarah dengan tokoh masyarakat Tajur Halang dan ahli waris, belum dilakukan. o yud