Beritabatavia.com -
Iran adalah sebuah negara yang mandiri. Pembangkit listrik (power plant), makanan, semua dibuat didalam negeri. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Komite Iran, Fadel Muhammad didampingi Ketua Kadin Indonesia, Suryo Bambang Sulistyo mengatakan, adanya hubungan bilateral dengan Iran akan saling meningkatkan perekonomian kedua negara. Juga menjadi contoh bagi ekonomi Indonesia.
'Tidak seperti kita negara besar tapi kebanyakan impor, nilainya bahkan mencapai Rp 90 triliun,' ujar Fadel di Jakarta, Rabu (2/10).
Fadel menjelaskan, ada 5 hal yang difokuskan dalam kerjasama ini yaitu kerjasama di bidang energi dan migas, perdagangan dan investasi, perbankan, dan pariwisata, serta agribisnis dan makanan.
'Saya secara terbuka berbicara ke Presiden SBY, bagaimana semangat Iran di sana, tidak ada orang miskin, jurang pemisahnya kecil sekali dan melihat penanganan negaranya sangat bagus,' katanya.
Dia menambahkan, pihaknya membawa 40 rombongan untuk mengadakan pertemuan di ibukota Iran, Teheran membahas kerjasama kedua negara.
'Kita langsung mengadakan pertemuan dengan Teheran dan kita bawa 40 orang rombongan. November 2013 Presiden Iran akan berkunjung ke sini, mereka sudah kirim anggota parlemen ke sini,' tandasnya. O brn