Beritabatavia.com -
Tayangan iklan pakaian dalam wanita (CD) ditarik dari peredaran di televisi Australia karena gemparnya reaksi dari masyarakat, termasuk seorang perempuan yang memprotes dan menuduh iklan itu ikut berkontribusi dalam kecanduan pornografi suaminya.
Iklan Innerware Lingerie di Adelaide Utara menampilkan seorang perempuan mengenakan bra hitam dengan stoking sepaha yang masuk ke toko ban dan menggoda penjaga toko.
Pemilik Innerware Lingerie berkata kepada salah satu surat kabar lokal bahwa iklan itu ingin mempublikasikan tawaran menarik kepada wanita untuk melakukan fitting bra profesional secara gratis.
Namun, promo tersebut mengundang banyak reaksi yang akhirnya disimpulkan badan pemantau televisi Australia, the Advertising Standards Board, bahwa iklan itu mengandung unsur seksual yang kuat dengan perpaduan gambar wanita menggunakan pakaian dalam, yang berfokus pada tubuhnya dan menggunakan pembicaraan bernada seksual.
Dalam pandangan pihak berwenang, tingkat sensualitas iklan tersebut tidak sensitif, bahkan untuk klasifikasi M, yang dianggap sebagai penonton dewasa.
Bahkan Zorba, yang mulai membangun empat jaringan toko pakaian dalam wanita di Adelaide sejak 1994, mengatakan pada surat kabar The Australian, Istri saya justru yang menginginkan (iklan) itu lebih menarik... Idenya adalah membuat hal yang menyenangkan. Kami tidak ingin menyinggung siapapun walau iklan itu terlihat berani.
Zorba menegaskan bahwa dia dan istrinya, Tina Zorba, telah merombak tampilan iklan tersebut. (Iklan yang baru) telah kembali tayang. Itu adalah versi baru yang lebih mempromosikan 40% diskon. Iklan sebelumnya adalah promo fitting, ujarnya.
Namun ternyata, sudah tak bisa dihindari kalau iklan itu sudah dianggap negatif oleh masyarakat. Zorba mengakui bahwa badan pemantau televisi Australia telah menerima banyak keluhan, salah satunya dari seorang ibu yang berpendapat bahwa iklan tersebut tidak layak dilihat oleh tiga anak laki-lakinya.
Penonton lainnya yang memprotes tayangan iklan tersebut berkata, (Iklan) itu membuat saya jijik dan merendahkan perempuan. Saya pikir awalanya itu adalah iklan soal industri seks saat saya pertama kali melihatnya.
Dengan banyaknya protes dari masyarakat, perusahaan pakaian dalam Innerware tidak hanya mengubah isi iklannya tapi juga melayangkan permohonan maaf kepada masyarakat.
Mewakili Innerware dan Crisp Advertising, mohon diterima permintaan maaf kami atas segala ketidaknyamanan yang diakibatkan dari iklan tersebut. paparnya. o kay