Beritabatavia.com -
Di hari antikorupsi se-dunia, korupsi dinilai masih menjadi perkerjaan rumah (pr) pemerintah. Sebab praktik korupsi di Indonesia belum kunjung hilang dan cenderung semakin merajalela.
Saat ini praktik korupsi di Indonesia lebih gahar, dibandingkan dahulu. Saat ini para pelaku korupsi melakukan cara baru. Ibarat maling terus mencari cara bagaimana merampok tapi enggak ketahuan, kata Kordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Bonyamin Saiman, Selasa (9/12).
Pemerintah diharapkan dapat mengatasi prilaku korup, masyarakat Indonesia. Hal tersebut dengan membuka secara luas tentang kegiatan dan juga proyek yang tengah dilakukan. Jadi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) tidak hanya mengandalkan tangkap tangan. Tapi juga mampu membidik mafia anggaran dan proyek kontrak karya asing, imbuhnya.
Bonyamin berharap agar intitusi penegak hukum, seperti kejaksaan dan Polri mempu lebih aktif dalam mencegah dan menindak praktik korupsi. Jadi dua-duanya (penindakan dan pencegahan) penting, jangan sampai didikotomikan, tukasnya. o mtn