Beritabatavia.com -
Seorang politisi dari Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) bernama Haerul Asril termasuk suami bejat. Pasalnya, dia tega menjadikan istrinya sebagai pelacur, untuk membayar hutangnya saat ikut mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Polewali, Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar) pada saat pemilu lalu. Akibat perbuatan bejatnya itu Haerul kini duduk di kursi pesakitan PN Polman untuk menjalani proses persidangan.
Dalam persidangan terungkap, ide gila Haerul bermula saat dia mengalami kesulitan ekonomi dan terlilit hutang, setelah gagal menjadi anggota DPRD. Lalu, Haerul nekat memaksa istrinya ND (21) untuk menjadi pelacur dengan bayaran Rp500 ribu sekali kencan. Gilanya lagi, Haerul sekaligus bertindak sebagai mucikari yang mencarikan pria untuk berkencan dengan istrinya.
Awalnya ND menolak, tapi karena diancam akan dibunuh jika tidak menuruti keinginan suaminya, ND berparas cantik dan masih muda itu terpaksa melakukannya. Namun, ND akhirnya tak kuat menahan sakit perasaannya, atas perlakuan suaminya. Setelah mendapat kesempatan, ND langsung melaporkan suaminya ke polisi, dan Haerul pun diciduk atas tuduhan melanggar UU Kekerasan dalam rumah tangga.
Menurut pengakuan Haerul Asril, nekat meminjam uang kepada sejumlah orang untuk membiayai kampanye. Karena yakin akan terpilih menjadi anggota DPRD dari partainya yaitu PPRN. Tetapi, keyakinannya itu berbeda dengan kenyataan, dia gagal, sementara hutang bertumpuk. Lalu Haerul nekatĀ menjadikan istrinya menjadi pelacur dengan tarif Rp500 ribu sekali kencan.
Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Syukur , pihaknya cukup bukti menjebloskan terdakwa ke penjara dengan ancaman lima tahun. Bukti-bukti kami sudah cukup berdasarkan pengakuan saksi-saksi yang pernah 'menyewa' ND, ujar Syukur. O yk/son