Beritabatavia.com -
Montri Sotangkul, 53, ajudan senior di Istana Thailand, kemarin, ditangkap karena dianggap melanggar hukum lese majeste. Sotangkul tiba di markas polisi Thailand dengan tangan diborgol dan mengenakan pakaian sipil. Ia diserahkan ke polisi oleh para pejabat istana.
Sotangkul merupakan anggota staf rumah tangga Putri Srirasmi, mantan istri Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn. Dia ditangkap karena telah mencemarkan nama baik monarki Thailand dan menggunakan koneksi kerajaan untuk keuntungan finansial pribadi.
Aparat polisi telah memberitahukan tuduhan terhadapnya dalam surat perintah penangkapan dan dia menandatanganinya untuk mengakui tuduhan itu, kata Kepala Polisi Nasional Thailand Somyot Poompanmoung seperti dilansir laman AFP, Jumat (12/6).
Sotangkul tetap bekerja di istana meskipun Srirasmi turun takhta, Desember lalu, setelah bercerai dari Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn. Sotangkul diduga bersekongkol dengan Srirasmi dalam melakukan penghinaan keluarga kerajaan.
Srirasmi sendiri belum ditangkap. Dia belum pernah terlihat di depan umum sejak Desember, sebelum mengumumkan bahwa Putra Mahkota Vajiralongkorn telah menceraikannya dan ia telah melepaskan gelar kerajaan.
Monarki Thailand dilindungi undang-undang lese majeste yang kontroversial. Siapa pun yang menghina raja, ratu, atau ahli waris bisa menghadapi hukuman penjara hingga 15 tahun. Namun, tuduhan pelanggaran lese majeste jarang terjadi pada pejabat istana. o afp