Beritabatavia.com -
Kasus perampokan tiga toko emas di Pasar Bukitduri, Tebet, Jakarta Selatan hingga kini masih diselidiki petugas kepolisian. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan dan beberapa barang bukti juga sudah diamankan. Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Nurdi Satriaji yang dihubungi wartawan, Sabtu (7/'8) mengatakan, 14 orang saksi telah dimintai keterangan. Mereka terdiri dari pedagang toko emas dan saksi yang melihat para pelaku kabur. Kami belum memperidiksi para pelaku dari kelompok mana, namun kami sudah menemukan jejak mereka, ungkap Nurdi.
Selain memintai keterangan saksi, petugas Polres Metro Jakarta Selatan juga menyita dua butir peluru dan satu selongsong yang ditemuk di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Barang bukti tersebut kini sedang diperiksa di Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri. Proyektil dan selongsong peluru tersebut diduga kuat milik para pelaku.
Pelaku melepaskan tembakan hanya untuk menakut-nakuti warga. Kami masih mencari proyektil lain yang kemungkinan masih ada di lokasi, tuturnya.
Aksi perampokan tersebut berlangsung Jumat (6/8) siang kemarin. Tiga toko emas dijarah oleh tujuh tujuh dari 14 kawanan perampok. Saat beraksi, tujuh pelaku bersenjata api itu mengenakan helm tertutup dan masker agar tidak dikenali oleh saksi. Mereka juga mengumbar tembakan saat berusaha melarikan diri, untuk menakut-nakuti warga yang berusaha menggagalkan aksi mereka. o nor