Beritabatavia.com -
Calon Pimpinan KPK Yotje Mende memilih tak berkomentar kepada wartawan usai diwawancarai pansel KPK. Sikap yang ditunjukkan Yotje berbeda dengan calon-calon lain yang bersedia melayani pertanyaan wartawan.
Bekas Kapolda Papua itu sebetulnya menjawab seluruh pertanyaan pansel dengan lancar. Bahkan tegas. Seluruh laporan masyarakat yang ditanyakan pansel kepadanya dijawab disertai bukti.
Usai wawancara, Yotje memperlihatkan laporan keuangan atau dokumen yang berkaitan dengan harta kekayaan kepada dua anggota Pansel KPK, Yenti Garnasih dan Supra Winbarti. Setelah itu, Yotje menyalami seluruh anggota Pansel sebelum keluar dari ruangan wawancara.
Saat berjalan keluar, Yotje enggan memberikan komentar seperti laiknya capim sebelumnya. Ia menyebut dirinya hadir bukan untuk memberikan komentar. Saya di sini untuk diuji (sebagai calon pimpinan KPK), bukan untuk memberikan komentar, kata Yotje sambil mengatupkan kedua tangan di depan dada.
Yotje terus berlalu, tak menghiraukan keinginan pewarta untuk meminta keterangannya. Ia tak berkomentar banyak, hanya mengulang kalimat yang sama berulang kali.
Pansel KPK telah selesai mewawancara 19 capim KPK dalam waktu tiga hari. Pansel pun akan berembuk untuk menentukan delapan nama yang akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo. 31 Agustus akan kami serahkan delapan nama ke Presiden untuk dilihat dan direview. Kami masih on track sesuai jadwal, kata Ketua Pansel KPK Destry Damayanti. o mto