Sabtu, 12 September 2015 13:50:42

6 WNI Meninggal dalam Musibah Jatuhnya Crane

6 WNI Meninggal dalam Musibah Jatuhnya Crane

Beritabatavia.com - Berita tentang 6 WNI Meninggal dalam Musibah Jatuhnya Crane

Warga negara Indonesia (WNI) yang tewas dalam kecelakaan crane di Makkah, Arab Saudi bertambah menjadi enam orang. Dan yang mengalami cedera ...

  6 WNI Meninggal dalam Musibah Jatuhnya Crane Ist.
Beritabatavia.com -
Warga negara Indonesia (WNI) yang tewas dalam kecelakaan crane di Makkah, Arab Saudi bertambah menjadi enam orang. Dan yang mengalami cedera berat maupun ringan sebanyak 31 orang, hingga kini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit Makkah. 

Total WNI yang menjadi korban dalam kejadian tersebut mencapai 37 orang. Tambahan empat (korban tewas) sedang dikonfirmasikan. Jumlah luka-luka menjadi 31 orang, ujar Konjen RI untuk Jeddah, Darmakirty Sailendra Putra, Sabtu (12/9/2015).

Tim KJRI bersama Tim Haji masih terus menangani korban yang sudah ditemukan. Tim juga masih terus melakukan sweeping untuk mencari kemungkinan adanya korban WNI lainnya, mengingat jamaah haji Indonesia merupakan jamaah terbesar.

Konsulat Jenderal RI bersama Staf Teknis Haji di Jeddah sedang melakukan koordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan WNI yang menjadi korban mendapatkan penanganan terbaik.

Kementerian Luar Negeri menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang terjadi, dan akan memastikan proses identifikasi bersama dengan pihak terkait lainnya, serta bantuan bagi korban WNI dapat diberikan secepatnya.

Direktur Jenderal Pertahanan Sipil (GDCD) Arab Saudi Letnan Jenderal Suleiman Al-Omar mengkonfirmasi penyebab jatuhnya crane di Makkah, disebabkan angin kencang.

Bagi keluarga yang ingin mengetahui daftar dan kondisi korban terakhir, PPIH Arab Saudi telah menyiapkan hotline di +966 543603154.

Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin untuk menangani dan memberikan bantuan optimal WNI yang menjadi korban crane yang jatuh jatuh di Masjidil Haram. Selain itu KJRI Jeddah diminta beroperasi dan membantu proses dengan sebaik mungkin.

"Saya sudah meminta Amirul Haj (menteri agama RI-red) dan KJRI di Jeddah untuk beri bantuan seoptimal mungkin (bagi para korban-red)," kata Presiden Jokowi di Istana Raja Faisal, Jeddah, Jumat (11/9/2015) malam.

Sementara itu Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengungkap Presiden Jokowi sempat ingin menjenguk korban asal Indonesia yang dirawat di Mekah. Namun hal tersebut sulit dilakukan karena masalah pengamanan tamu negara.

"Atas berbagai pertimbangan masalah sekuriti dari pemerintah Saudi Arabia, tidak bisa menjenguk dan perlu koordinasi yang panjang," kata Pramono.

Jalan menuju Masjidil Haram macet parah akibat cuaca buruk sebelum insiden crane terjadi. Tapi Presiden minta Menteri Agama dan Menteri Luar Negeri untuk tetap memantau korban, serta menegaskan negara akan memberikan santunan pada korban.

Seskab mengatakan saat ini Menteri Agama berada di Mekkah untuk memastikan berapa jumlah korban yang berasal dari WNI sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran. o ndy

Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Minggu, 21 April 2024
Jumat, 15 Maret 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
Rabu, 06 Maret 2024
Kamis, 01 Februari 2024
Minggu, 10 Desember 2023
Minggu, 01 Oktober 2023
Jumat, 22 September 2023
Rabu, 23 Agustus 2023
Kamis, 13 April 2023
Sabtu, 01 April 2023
Kamis, 30 Maret 2023