Kamis, 16 Juni 2016

Pembunuh Eno Divonis 10 Tahun, Massa Protes

Ist.
Beritabatavia.com -
Rahmat Alim, salah satu pembunuh Enno Parihah divonis selama 10 tahun penjara oleh Majelis hakim peradilan anak Pengadilan Negeri Tangerang.  Terdakwa Rahmat dinyatakan secara sah dan meyakinkan bersalah atas pembunuhan Enno, karyawati  PT Polyta Global Mandiri di Kosambi, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu.

“Menyatakan terdakwa Rahmat Alim terbukti secara sah dan meyakinkan, menjatuhkan pidana 10 tahun. Ini hukuman maksimal bagi terdakwa anak di bawah umur,” papar  Ketua Majelis Hakim RA Suharni dalam amar putusannya di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (16/6).  Vonis ini sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut RAL dengan hukuman 10 tahun penjara.

Suharni menyatakan hal yang memberatkan pertama, perbuatan yang dilakukan sadis. Kedua, mengakibatkan keluarga korban syok. Ketiga anak ini tidak mengakui perbuatannya. Keempat terdakwa berbelit-belit dalam kesaksiannya. Kelima tidak ada penyesalan. "Tidak ada hal yang meringankan dalam hukuman pada terdakwa," ungkapnya sambil menambahkan  dengan menjerat pasal 340 KUHP.

Menanggapi putusan hakim, terdakwa Rahmat Alim langsung mengajukan banding ke majelis hakim. . "Banding bu, saya tidak pernah membunuh bu," ujar Alim saat ditanya apakah dia menerima putusan hakim.

Sementara keluarga Enno tak puas dengan putusan hakim.  Ibunda Enno, Mahpudoh mengaku kurang puas dengan putusan hakim. "Manusia seperti itu harusnya dihukum mati," ujar Mahpudoh di ruang PN Tangerang, Kamis (16/6/2016).

Vonis hakim yang dianggap terlalu ringan juga membuat massa yang berada di depan PN Tangerang marah. Begitu melihat terdakwa dibawa keluar, massa merangsek maju berusaha memukulinya. Beruntung ratusan polisi yang berjaga dengan sigap membawa terdakwa ke mobil tahanan. Namun massa yang terlanjur beringas mulai bertindak anarkis.

Massa melempari petugas yang berjaga dengan batu. Polisi langsung mengejar massa dan menangkap seorang warga yang diduga sebagai provokator. Tak terima rekannya ditangkap, warga dari Lebak yang merupakan tetangga keluarga Enno kembali melakukan pelemparan. Beruntung aksi lempar batu tak berlangsung lama setelah polisi berhasil memecah kerumunan warga. "Hakim tidak adil, Rahmat Alim  harus dihukum mati karena sudah menghabisi anggota keluarganya secara sadis," teriak massa. o day




Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Sabtu, 29 Desember 2018
Jumat, 28 Desember 2018
Kamis, 20 Desember 2018
Rabu, 19 Desember 2018
Selasa, 18 Desember 2018
Sabtu, 15 Desember 2018
Jumat, 14 Desember 2018
Selasa, 11 Desember 2018
Senin, 10 Desember 2018
Minggu, 09 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018