Senin, 27 Juni 2016

PN Bekasi: Bayi Falya Tewas Usai Disuntik Antibiotik

PN Bekasi: Bayi Falya Tewas Usai Disuntik Antibiotik

Beritabatavia.com - Berita tentang PN Bekasi: Bayi Falya Tewas Usai Disuntik Antibiotik


 Rasa syukur dipanjatkan oleh keluarga almarhumah Falya Raafani Blegur, bocah berusia 14 bulan yang tewas akibat malpraktik oleh Rumah Sakit ...

Ist.
Beritabatavia.com -
 Rasa syukur dipanjatkan oleh keluarga almarhumah Falya Raafani Blegur, bocah berusia 14 bulan yang tewas akibat malpraktik oleh Rumah Sakit Awal Bros Kota Bekasi. Pasalnya, setelah melalui persidangan panjang gugatan keluarga terhadap dugaan malpraktik itu, berhasil dikabulkan majelis hakim Pengadilan Negeri Bekasi, Senin (28/6/2016).

"Majelis hakim sudah memutuskan bahwa putri kami Falya (14 bulan) meninggal dunia akibat mal praktik di Rumah Sakit Awal Bros Kota Bekasi," kata Ayah Falya, Ibrahim Blegur Senin (28/6/2016).

Dalam sidang putusan perkara yang dipimpin Hakim Frans Haloho, diputuskan bahwa RS Awal Bros dinyatakan bersalah. Mereka pun dituntut ganti rugi materi kepada penggungat sebesar Rp205.500.000. "Hakim memang menolak tuntutan ganti rugi materil yang kami ajukan sebesar Rp15 miliar lebih, yang diasumsikan berdasarkan usia produktif Falya bila hidup. Yang dikabulkan hanya kerugian materil saja," katanya.

Kuasa hukum Falya, Nurhakim membenarkan keputusan Pengadilan Negeri Bekasi yang memenangkan gugatan kliennya itu. "Ada indikasi penyebab meninggalnya Falya akibat pemberian 1 gram antibiotik trisepin oleh pihak rumah sakit," katanya.

Menurut dia, pihak rumah sakit telah terbukti melakukan perbuatan melawan hukum yang dibuktikan dengan laporan kliennya. "Kewajiban rumah sakit untuk melakukan skin test terhadap Falya sebelum disuntik antibiotik tidak dilakukan. Penyuntikan dilakukan tidak melalui izin keluarga, artinya mal praktik telah terjadi di RS Awal Bros Bekasi," katanya.

Pihaknya sampai saat ini masih menunggu pemberkasan keputusan hakim yang akan diberikan pada dua pekan ke depan. "Kami puas dengan keputusan majelis hakim yang memenangkan gugatan klien kami. Namun kita harus berdiskusi dulu dengan klien untuk langkah selanjutnya," katanya. o day


Berita Lainnya
Sabtu, 25 Mei 2019
Kamis, 23 Mei 2019
Selasa, 21 Mei 2019
Minggu, 19 Mei 2019
Sabtu, 18 Mei 2019
Jumat, 17 Mei 2019
Kamis, 16 Mei 2019
Rabu, 15 Mei 2019
Selasa, 14 Mei 2019
Senin, 13 Mei 2019
Senin, 13 Mei 2019
Minggu, 12 Mei 2019