Jumat, 02 September 2016

Divonis 3 Tahun, Keluarga Marudut Pukul Wartawan

Divonis 3 Tahun, Keluarga Marudut Pukul Wartawan

Beritabatavia.com - Berita tentang Divonis 3 Tahun, Keluarga Marudut Pukul Wartawan

Sidang putusan kasus korupsi dengan terdakwa Marudut berbuntut kericuhan.  Direktur PT Basuki Rahmanta Putra,  yang menjadi terdakwa kasus ...

Ist.
Beritabatavia.com - Sidang putusan kasus korupsi dengan terdakwa Marudut berbuntut kericuhan.  Direktur PT Basuki Rahmanta Putra,  yang menjadi terdakwa kasus dugaan suap kepada Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Sudung Situmorang divonis 3 tahun penjara  denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat, (2/9/2016).

Setelah dijatuhi hukuman, keluarga Marudut tidak terima. Dua wartawan jadi sasaran pemukulan. Malah, melakukan keributan. Tak ada yang berani melerai kemarahan keluarga Marudut. Dua wartawan jadi korban adalah  Fotografer Jawa Pos, Imam Husein dan  Pewarta foto Hukum Online, Reza Esnir.

Imam dipukul keluarga Marudut di bagian mukannya. "Kena di pelipis," kata Imam. Pelaku yang diduga memukul Imam adalah seorang pria berkemeja putih. Ia berada di kerumunan massa ketika memukul pewarta foto ini.

Kronologi pemukulan ini berawal ketika Marudut hendak meninggalkan ruang sidang. Sejumlah wartawan dan pewarta foto berusaha mendekati Marudut untuk menkonfirmasi sekaligus mengabadikan gambarnya. Tapi keluarga Marudut yang menghadiri sidang berusaha menghalang-halangi para awak media. "Stop! Sudah selesai. Sudah selesai," kata seorang laki-laki berkemeja putih yang berada di dekat Marudut.

Ucapan pria itu tak digubris. Awak media tetap berusaha mengambil gambar Marudut. Saat itu lah Imam dipukul oleh seorang pria berkemeja putih. Setelah pemulukan ini, suasana di ruang sidang menjadi gaduh. Di tengah kegaduhan tersebut, seorang keluarga Marudut kembali memukul Imam dari belakang. "Dia pakai baju kotak-kotak," ujar Imam.

Ruang sidang memanas. Awak media dan keluarga Marudut saling memaki. Kedua kubu juga saling dorong. Adapun Marudut sudah dibawa ke ruang tunggu yang ada di lantai dasar Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Lalu awak media mengejar Marudut. Namun, sampai depan lobi pengadilan, mereka kembali dihadang oleh beberapa orang keluarga Marudut. Keributan pun berlanjut. Pewarta foto Hukum Online, Reza Esnir, terjatuh hingga lututnya berdarah. Celana yang digunakan juga robek. "Sepertinya kedorong," kata Reza.

Suasana makin gaduh ketika tiba-tiba seseorang melemparkan tong sampah ke tengah kerumunan orang. Tong sampah dari aluminium itu mengenai Reza. "Kena sambit saya," kata Reza. Setelah itu, ada lagi yang kembali melemparkan tong sampah yang lain ke tengah kerumunan. Kericuhan ini berakhir setelah beberapa awak media mengalah. "Tapi orang yang mukul udah enggak ada," kata Imam.

Dalam kasus suap ini, Marudut dihukum tiga tahun penjara, denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan. Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mengatakan Marudut terbukti menyuap Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Sudung Situmorang dan Asisten Pidana Khusus Kejati DKI Jakarta Tomo Sitepu. Marudut dinyatakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. o day









Berita Lainnya
Rabu, 08 Mei 2019
Selasa, 07 Mei 2019
Senin, 06 Mei 2019
Selasa, 30 April 2019
Senin, 29 April 2019
Minggu, 28 April 2019
Rabu, 24 April 2019
Selasa, 23 April 2019
Senin, 22 April 2019
Jumat, 19 April 2019
Rabu, 17 April 2019
Selasa, 16 April 2019