Kamis, 20 Oktober 2016

Jessica: Mungkin Mirna Tak Meninggal Jika Suaminya...

Ist.
Beritabatavia.com - Dalam kondisi tak sadarkan diri, Wayan Mirna Salihin dibawa dengan mobil pribadi oleh suaminya, Arief Setiawan Soemarko, ke RS Abdi Waluyo dari Kafe Olivier. Hal ini disesalkan Jessica Kumala Wongso.

"Terus terang dari hati terdalam, saya tidak setuju dengan Arief dan Hanie (teman Mirna dan Jessica) yang langsung membawa Mirna ke rumah sakit," ucap Jessica dalam pembacaan duplik di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2016).

Menurut Jessica, keputusan Arief membawa Mirna itu tanpa memberikan kesempatan kepada dokter yang ada di klinik, yakni dokter Andi untuk memberikan pertolongan. "Padahal menurut dokter Andi, jantung Mirna bagus, suhu stabil," tutur Jessica.

Jessica kemudian menyesalkan Arief tidak membawa Mirna ke rumah sakit dengan ambulans. Padahal pertolongan terhadap Mirna bisa dilakukan di dalam ambulans. "Arief membawa Mirna ke RS Abdi Waluyo dengan mobil pribadi, bukan ambulans. Bila dilakukan pertolongan pertama di dalam ambulans, mungkin Mirna tidak meninggal," ucap Jessica.

Selain itu, Jessica mengaku optimis akan bebas dari vonis hakim. Meski optimis, Jessica belakangan justru ragu. Sebab, melihat kedekatan antara keluarga Mirna dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Terlebih saat di persidangan muncul sebuah video menyatakan keluarga Salihin telah banyak menghabiskan uang untuk persidangan ini. Jessica khawatir kedekatan itu akan memengaruhi proses hukum.

"Tetapi mendekati akhir persidangan ini ada sedikit keraguan di hati saya. Terutama pada saat saya melihat rekaman yang tantenya Mirna (Rosmiati Salihin) dalam persidangan yang banyak mengeluarkan biaya untuk persidangan ini. Kedekatan antara JPU dengan keluarga Mirna yang terlihat beberapa kali di persidangan saya jadi takut bahwa keputusan ini dipengaruhi oleh kedekatan itu," tambahnya.

Jessica menambahkan, keyakinan bebas dari vonis hakim lantaran tak pernah ada bukti dirinya menaruh racun ke dalam es kopi Vietnam pesanan Mirna. "Yang Mulia, sejak awal kasus ini bergulir, saya optimis saya akan bebas walaupun orang banyak berpikir bahwa saya orang yang naif. Tetapi saya tetap pada pemikiran saya karena saya tidak melakukan apa yang dituduhkan dan tidak ada bukti substansial atas perbuatan saya," terangnya.

Jessica Wongso menjadi terdakwa pembunuhan berencana dalam kasus kematian Mirna setelah minum es kopi Vietnam yang dipesankan Jessica di Kafe Olivier, Grand Indonesia, 6 Januari 2016. Jaksa menuntut Jessica dengan 20 tahun penjara. o eee






Berita Lainnya
Jumat, 28 Desember 2018
Kamis, 20 Desember 2018
Rabu, 19 Desember 2018
Selasa, 18 Desember 2018
Sabtu, 15 Desember 2018
Jumat, 14 Desember 2018
Selasa, 11 Desember 2018
Senin, 10 Desember 2018
Minggu, 09 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018
Kamis, 06 Desember 2018