Kamis, 08 Desember 2016

Polisi Tak Berhak Pindahkan Lokasi Sidang Ahok

Polisi Tak Berhak Pindahkan Lokasi Sidang Ahok

Beritabatavia.com - Berita tentang Polisi Tak Berhak Pindahkan Lokasi Sidang Ahok


Rencana pemindahan lokasi sidang Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dalam kasus penistaan agama menuai kritik. Apalagi polisi ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Rencana pemindahan lokasi sidang Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dalam kasus penistaan agama menuai kritik. Apalagi polisi begitu ngotot mencari lokasi sidang Ahok dengan alasan keamanan.

Pakar Hukum Pidana dari Universitas Isalam Indonesia (UII) Mudzakir mempertanyakan saran polisi terkait tempat sidang terdakwa Ahok yang rencananya akan dipindahkan ke Cibubur. "Kepolisian tidak punya hak ataupun kekuasaan untuk menentukan tempat dimana seseorang akan disidang," kata Mudzakir di Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Mudzakir menambahkan jika saat ini proses hukum Ahok sudah sampai pada wilayah pengadilan. Seharusnya jaksa atau ketua pengadilan yang memutuskan dimana sidang Ahok akan digelar. "Jadi bukan urusan polisi lagi, kenapa kok ikut-ikutan menentukan lokasi sidang," paparnya.

Karo Penmas Mabes Polri Kombes Rikwanto menyarankan agar sidang kasus penistaan agama ini dilakukan di tempat yang mampu menampung orang banyak. Ada dua lokasi yang disarankan Mabes Polri, yakni di area PRJ Kemayoran atau Camping Ground Cibubur. Mengingat, sidang ini diprediksi akan menyedot perhatian massa yang akan menyaksikan langsung.

"Untuk mengamankan sidang itu Polri menyarankan PN Jakarta Utara menggelar sidang tidak di PN Jakut. Karena ruangan yang ada tidak bisa menampung banyaknya massa yang akan menyaksikan sidang. Ada pertimbangan beberapa alternatif tempat seperti di Kemayoran (PRJ) dan Cibubur di Camping Ground Cibubur," kata Rikwanto di Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (7/12/2016).

Menurut Rikwanto, di manapun tempat yang akan dijadikan sidang kasus penistaan agama Pengadilan akan dikoordinasikan dengan Polri untuk merencanakan keamanan. "Keputusan tempat memang belum diputuskan kalau sudah diputuskan baru siap direncanakan pengamanannya," katanya.
  
Sebelumnya diberitakan, PN Jakut akan menggelar sidang perdana kasus penistaan agama dengan terdakwa Ahok pada 13 Desember 2016. Rencananya sidang akan dilakukan di PN Jakut dengan ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto. Sejumlah pihak berjanji akan mengawal kasus ini agar persidangan berjalan adil dan sesuai kaidah hukum. o eee







Berita Lainnya
Minggu, 12 Mei 2019
Jumat, 10 Mei 2019
Rabu, 08 Mei 2019
Selasa, 07 Mei 2019
Senin, 06 Mei 2019
Selasa, 30 April 2019
Senin, 29 April 2019
Minggu, 28 April 2019
Rabu, 24 April 2019
Selasa, 23 April 2019
Senin, 22 April 2019
Jumat, 19 April 2019