Selasa, 14 Februari 2017

Kasus VSAT, Adik Anies Baswedan Mangkir

Kasus VSAT, Adik Anies Baswedan Mangkir

Beritabatavia.com - Berita tentang Kasus VSAT, Adik Anies Baswedan Mangkir


Abdillah Rasyid Baswedan mangkir alias tidak memenuhi panggilan pertama oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskim ...

Ist.
Beritabatavia.com -
Abdillah Rasyid Baswedan mangkir alias tidak memenuhi panggilan pertama oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskim Polri. Adik kandung Anies Baswedan itu dipanggil sebagai saksi dalam kasus pengadaan proyek Very Small Aperture Terminal (VSAT) di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

"Kami sudah panggil tapi yang bersangkutan tidak datang," kata Kasubdit I Dittipikor Bareskrim Polri, Kombes Adi Deriyan di Jakarta, Selasa (14/2).

Adi mengatakan Abdillah tidak hadir karena tidak dapat meninggalkan acara yang sudah dijadwalkan sebelumnya. Abdillah sudah menginfomasikan ketidakhadirannya melalui surat kepada Bareskrim Polri. "Katanya ada hal pribadi yang tidak bisa ditinggalkan," ujar Adi.

Abdillah dijadwalkan menjalani pemeriksaan hari ini pukul 09.00 WIB. Namun hingga pukul 13.25 tidak terlihat tanda-tanda kehadirannya di Bareskrim Dittipikor, Kuningan, Jakarta. Polisi sendiri masih mendalami kasus yang dilaporkan pada 30 Januari 2016. "Kasusnya masih kami dalami yah," ujar Adi.

Abdillah rencananya akan dipanggil kembali sebagai saksi pada pekan ini. Polisi belum menentukan hari untuk jadwal pemanggilan kedua.

Penyelidikan kasus VSAT merupakan tindak lanjut dari laporan sekelompok orang yang menamakan diri Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad). Selain melaporkan Abdillah, mereka juga melaporkan Anies Baswedan dalam kasus yang sama ke KPK pada waktu bersamaan. Pelapor menduga Anies telah menerima gratifikasi atas proyek VSAT.

Koordinator Kamerad, Jeffri Azhar dalam keterangannya menyebut rekening adik Anies Baswedan, Abdillah Baswedan, dipakai untuk menerima transfer sebesar Rp5 miliar dari seseorang terkait proyek VSAT tersebut. Jefry pun meminta KPK memeriksa Anies Baswedan yang diduga menerima imbalan proyek VSAT di Kemkominfo tersebut.

Anies secara terpisah menyebut informasi itu fitnah. Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga ini menduga serangan terhadap dirinya dilakukan secara massif hingga menyasar kepada adiknya. "Yang dicari enggak ketemu akhirnya dicari ke adik saya," kata Anies di kawasan Jakarta Barat, Senin (30/1).

Anies mengatakan, Abdillah saat ini sedang berbisnis di Amerika Serikat. Transfer tersebut disebutnya sebagai hubungan antardua warga negara untuk urusan bisnis. o cio








Berita Lainnya
Senin, 02 September 2019
Minggu, 01 September 2019
Sabtu, 31 Agustus 2019
Jumat, 30 Agustus 2019
Rabu, 28 Agustus 2019
Senin, 26 Agustus 2019
Minggu, 25 Agustus 2019
Jumat, 23 Agustus 2019
Selasa, 20 Agustus 2019
Minggu, 18 Agustus 2019
Sabtu, 17 Agustus 2019
Jumat, 16 Agustus 2019