Sabtu, 10 Juni 2017 18:42:50

Perang Sengit Lawan Maute di Marawi, 13 Marinir Filipina Tewas

Perang Sengit Lawan Maute di Marawi, 13 Marinir Filipina Tewas

Beritabatavia.com - Berita tentang Perang Sengit Lawan Maute di Marawi, 13 Marinir Filipina Tewas

Militer Filipina mengonfirmasi bahwa 13 marinir telah tewas dalam pertempuran sengit dengan kelompok Maute di Kota Marawi selatan. Perang dengan ...

 Perang Sengit Lawan Maute di Marawi, 13 Marinir Filipina Tewas Ist.
Beritabatavia.com - Militer Filipina mengonfirmasi bahwa 13 marinir telah tewas dalam pertempuran sengit dengan kelompok Maute di Kota Marawi selatan. Perang dengan kelompok sayap ISIS itu juga menyebabkan 40 marinir lainnya terluka.

Kelompok milisi bersenjata itu telah menduduki Marawi sejak 13 Mei 2017. Meski sudah diperangi lebih dari dua pekan, kelompok Maute belum bisa ditumpas oleh militer Filipina.

Juru bicara militer Filipina Kolonel Edgard Arevalo, seperti dikutip AP, Sabtu (10/6/2017), mengatakan belasan marinir tewas dalam pertempuran jarak dekat pada hari Jumat.

Pemerintah sebelumnya menyatakan bahwa krisis berdarah di Marawi telah menyebabkan 20 warga sipil, 134 militan dan 39 tentara pemerintah tewas.

Dengan pertempuran terbaru tersebut, jumlah korban tewas bertambah lagi. Jatuhnya korban jiwa dari marinir Manila hingga 13 personel itu menjadi salah satu kerugian terbesar yang dialami negara itu sejak perang melawan kelompok Maute dimulai.

Laporan pecahnya pertempuran sengit itu bersamaan dengan aksi sniper Maute yang menewaskan remaja 14 tahun yang sedang salat Jumat di sebuah masjid di Marawi. Korban terkena tembakan di kepala dan meninggal seketika.

Korban diketahui Abdillah Masid. Dia sedang salat Jumat bersama ayahnya, Cumacasar, dan kerabatnya yang lain di Masjid Datu Saber sekitar pukul 12.30. Masjid itu hanya berjarak beberapa meter dari kamp Brigade 103 Angkatan Darat Filipina.

Kamp miiliter tersebut sedianya dikunjungi Presiden Rodrigo Duterte Kamis lalu. Namun, Pasukan Keamanan Presiden dan pasukan militer membujuk Duterte untuk membatalkan perjalanan tersebut karena alasan keamanan. o kay








Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Minggu, 21 April 2024
Jumat, 15 Maret 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
Rabu, 06 Maret 2024
Kamis, 01 Februari 2024
Minggu, 10 Desember 2023
Minggu, 01 Oktober 2023
Jumat, 22 September 2023
Rabu, 23 Agustus 2023
Kamis, 13 April 2023
Sabtu, 01 April 2023
Kamis, 30 Maret 2023