Rabu, 02 Agustus 2017

Kajari Pamekasan Ditangkap KPK

Ist.
Beritabatavia.com - TIM Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kajari Pamekasan, Jawa Timur, RI, diciduk tim penyelidik KPK di Pamekasan, Rabu (2/8/2017) pagi.

Pejabat aparatur Korps Adyaksa ini ditangkap sekitar pukul 07.25 WIB di Pamekasan, Madura, Jatim. "Yang ditangkap jaksa lagi, Kajari Pamekasan," kata sumber internal KPK.

Penangkapan dilakukan oleh Tim KPK pusat yang di-back up Tim Raimas Polres Pamekasan. Sebanyak 6 orang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut. Penangkapan diduga terkait kasus penggelapan dan penggunaan alokasi dana desa (ADD) Kabupaten Pamekasan Tahun Anggaran 2015 - 2016.

Selain Kajari Pamekasan, tim KPK juga menangkap Kepala Inspektorat Kabupaten Pamekasan dan dua orang stafnya, Kepala Desa Dasok Kecamatan Pademawu (Agus), serta Kepada Desa Mapper Tlanakan.

Dimungkinkan masih akan ada oknum-oknum lainnya yang akan ditangkap terkait perkara dimaksud. Hingga saat ini sebanyak enam orang tersebut masih dilakukan pemeriksaan oleh Penyidik KPK pusat di Mako Mapolres Pamekasan.

Tak lama aksi penangkapan, KPK menyegel kantor Inspektorat Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, dan ruang kantor Kejaksaan Negeri (Kejari). Selain menyegel kedua ruang kantor itu, sejumlah pejabat juga diamankan tim KPK, dan saat ini berada di Mapolres Pamekasan. Saat melakukan penyegelan, KPK dibantu oleh personel Polres Pamekasan.

"Mohon maaf saya tidak bisa memberikan penjelasan terkait hal ini, karena ini domain KPK, yang jelas, ada juga beberapa orang pejabat yang diperiksa KPK saat ini," kata Kapolres Pamekasan AKBP Nuwo Hadi Nugroho di Mapolres Pamekasan, Rabu siang.

Sementara terkait penyegelan kedua kantor itu, yakni kantor Kejari dan Inspektorat Pemkab Pamekasan, belum ada pejabat berwenang dari kedua instansi ini yang bersedia memberikan konfirmasi terkait penyegelan tersebut.

"Kalau yang melakukan penyegelan, tadi dua orang berseragam bertuliskan KPK. Saya tidak tau banyak hal ini," kata salah seorang staf Pemkab Pamekasan di kantor itu, Jauhari.

Perihal adanya kabar OTT dan penyegelan, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan akan memastikannya terlebih dahulu. "Nanti saya cek. Saya masih harus pastikan informasinya," kata Febri. o eee





Berita Terpopuler
Berita Lainnya
Sabtu, 29 Desember 2018
Jumat, 28 Desember 2018
Kamis, 20 Desember 2018
Rabu, 19 Desember 2018
Selasa, 18 Desember 2018
Sabtu, 15 Desember 2018
Jumat, 14 Desember 2018
Selasa, 11 Desember 2018
Senin, 10 Desember 2018
Minggu, 09 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018
Jumat, 07 Desember 2018