Beritabatavia.com -
SERANGAN teror kembali terjadi. Kini melanda kawasan wisata La Ramblas Barcelona, Kamis (17/08/2017). Sebuah mobil van sengaja menabrak kerumunan wisatawan, akibatnya 13 nyawa melayang dan sedikitnya 50 orang mengelami cedera berat hingga ringan.
Las Ramblas adalah suatu daerah terkenal di Barcelona yang dikunjungi banyak wisatawan. Kawasan itu dipenuhi dengan toko, kedai minuman dan restoran.
Saksi mata Keith Welling, turis Inggris yang tiba di Barcelona pada hari Rabu (16/8/2017), bersama istrinya dan anak perempuannya berusia 9 tahun, mengatakan mereka melihat van tersebut melewati mereka menyusuri jalan raya dan mereka berlindung di sebuah restoran saat kepanikan meletus dan kerumunan orang mulai berlari.
Orang-orang berteriak dan kami mendengar suara ledakan dan seseorang berteriak bahwa itu adalah tembakan ... Saya dan keluarga saya berlari ke restoran bersama sekitar 40 orang lainnya. Awalnya orang gila di sana, banyak orang menangis, termasuk seorang gadis kecil sekitar tiga tahun.
Itu adalah serangan paling mematikan di Spanyol sejak Maret 2004, ketika militan menempatkan bom di kereta komuter di Madrid, yang menewaskan 191 orang dan melukai lebih dari 1.800 orang.
Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengumumkan tiga hari berkabung resmi atas apa yang dia sebut sebagai serangan jihad.
Serangan ini dan akan mengordinasikan upaya untuk memperketat pengamanan setelah serangan maut menggunakan mobil van di Barcelona.
Rajoy mengatakam melalui Twitter bahwa ia sedang berada dalam perjalanan menuju Barcelona. Koordinasi paling kuat untuk menangkap para penyerang, pengetatan pengamanan dan mendampingi mereka yang menjadi korban, katanya.
Kerajaan Spanyol mengatakan di Twitter: Mereka adalah pembunuh, tidak lebih dari penjahat yang tidak akan meneror kita. Semua Spanyol adalah Barcelona.
Sementara, Presiden AS. Donald Trump mengatakan: Amerika Serikat mengecam serangan teror di Barcelona, Spanyol, dan akan melakukan apapun yang diperlukan untuk membantu."
Menteri dalam negeri Catalan Joaquim Forn mengatakan serangan terjadi pada sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Seorang pria, yang digambarkan berbadan langsing dan berusia pertengahan 20 tahunan, mengendarai mobil van putih dengan kecepatan tinggi sepanjang beberapa ratus meter ke arah Las Ramblas, berusaha menabrak sebanyak mungkin orang.
Las Ramblas adalah suatu daerah terkenal di Barcelona yang dikunjungi banyak wisatawan. Kepolisian Spanyol menggambarkan insiden itu sebagai serangan teror. Kepolisian juga membenarkan mereka telah menahan seorang pria yang terkait dengan serangan itu, demikian Reuters, Jumat (18/08/2017). o tot