Beritabatavia.com -
Keberadaan Frederic C. Jean Salvi alias Ali, pria berkewarganegaraan Perancis yang ditetapkan sebagai buronan Mabes Polri kini sudah diketahui. Pria yang diduga terkait dengan kasus terorisme tersebut kini tengah berada di Mauratania.
Perkembangan itu disampaikan oleh Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Iskandar Hasan, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (2/9). Saya dapat info dia ada di Mauritania, ujar Iskandar.
Iskandar menjelaskan, hingga kini polisi belum mendapatkan pernyataan resmi dari Kedutaan Perancis terkait keberadaan Ali. Namun Polri akan mengupayakan agar dapat membawa Ali ke Indonesia. Dia berada di mana pun kita akan gunakan interpol, jelas Iskandar.
Ali diduga terkait tindak pidana terorisme karena membeli mobil yag direncanakan untuk dijadikan bom mobil. Namun Ali membantah hal ini. Bantahan itu disampaikan Ali lewat surat elektronik yang beredar Rabu (1/9). Namun belum dapat dipastikan bantahan yang dimuat dalam situs Tauhid wal Jihad, dan Da'wah Wal Qital itu asli atau tidak.
Terkait surat itu, Iskandar enggan berkomentar banyak. Dia bilang, dia tidak terlibat. Saya pun kalau dibilang teroris, nggak terlibat, kata Iskandar.
Dia meminta semua pihak menunggu hasil investigasi. Kalau nanti ada kaitannya, kita nggak bisa mengatakan kamu terlibat atau tidak, tambah dia.
Kalau memang Frederic Salvi terlibat, tambah Iskandar, Polri akan mengejarnya. Ke ujung dunia pun. Nanti kami akan bekerja sama dengan Interpol. Saya kira seluruh dunia ini sepakat, teroris itu musuh bersama, tambah dia.
Keterlibatan Frederic Salvi dengan jaringan teror, tambah Iskandar, baru indikasi awal. Frederic diduga memberikan mobil Mitsubhisi Galant kepada jaringan teroris untuk bom mobil. Dengan dia bantu memberikan mobil ini, kan ada indikasi awal keterlibatan dia. Kita kan belum bisa memeriksa dia. Ternyata dia ada di sana (Mauritania).
Iskandar menegaskan hingga kini Frederic belum dijadikan tersangka. Kalau sudah ada keterlibatan , kita jadikan dia tersangka, kata Iskandar.
o pic/nor