Selasa, 12 September 2017

Ditunda, Sidang Praperadilan Setya Novanto ke KPK

Ditunda, Sidang Praperadilan Setya Novanto ke KPK

Beritabatavia.com - Berita tentang Ditunda, Sidang Praperadilan Setya Novanto ke KPK

 SIDANG pertama praperadilan Ketua DPR Setya Novanto ditunda hingga pekan depan. Sidang ditunda lantaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ...

Ist.
Beritabatavia.com -  SIDANG pertama praperadilan Ketua DPR Setya Novanto ditunda hingga pekan depan. Sidang ditunda lantaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhalangan hadir.

Pihak KPK hanya mengutus satu pegawainya untuk mengantar surat permintaan penundaan sidang kepada hakim tunggal Cepi Iskandar. Dalam surat permohonan penundaan sidang, KPK meminta pengadilan menjadwal ulang praperadilan tiga minggu mendatang.

"Menyatakan permintaan penundaan sidang untuk menyiapkan surat-surat lainnya. Mohon agar hakim dapat menunda tiga minggu ke depan," kata Hakim Cepi saat membacakan surat dari KPK di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/09/2017).

Cepi lalu meminta tanggapan kepada tim penasehat hukum Setya Novanto. Pengacara Novanto, I Ketut Mulya sepakat ditunda, namun keberatan dengan lamanya waktu sidang. "Namun untuk memperlancar acara, waktu tiga minggu kami tidak sepakat, kami minta tiga hari yang mulia," kata I Ketut.

Setelah beberapa saat diskusi, hakim Cepi memutuskan menunda sidang hingga Rabu 20 September 2017. Selain memerintahkan KPK untuk menghadiri sidang, hakim Cepi juga meminta KPK menyiapkan jawaban atas gugatan praperadilan Novanto. "Sidang berikutnya Rabu 20 September. Kalau bisa KPK supaya sekaligus untuk mempersiapkan menjawab (gugatan)," ujar Cepi.

Novanto resmi mengajukan gugatan praperadilan ke PN Jakarta Selatan pada Senin, 4 September 2017. Gugatan tersebut terdaftar dalam nomor 97/Pid.Prap/2017/PN Jak.Sel.

Novanto disebut sebagai salah satu otak di balik proyek senilai Rp5,9 triliun itu. Dia bersama pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong diduga berperan dalam melobi para koleganya di Parlemen.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum terhadap Andi Narogong, Novanto disebut sebagai kunci anggaran di DPR. Dia juga tak segan-segan menyampaikan dukungannya terhadap proyek kartu identitas berbasis nomor induk kependudukan (NIK) itu.

Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 17 Juli 2017 dengan sangkaan Pasal 2 ayat (1) atas Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP karena diduga mengakibatkan kerugian negara senilai Rp2,3 triliun dari total nilai proyek sebesar Rp5,9 triliun. o kay
Berita Lainnya
Senin, 04 November 2019
Minggu, 03 November 2019
Jumat, 01 November 2019
Kamis, 31 Oktober 2019
Rabu, 30 Oktober 2019
Selasa, 29 Oktober 2019
Senin, 28 Oktober 2019
Kamis, 24 Oktober 2019
Kamis, 24 Oktober 2019
Minggu, 20 Oktober 2019
Sabtu, 19 Oktober 2019
Jumat, 18 Oktober 2019