Jumat, 15 September 2017

Presiden Jokowi: Prestasi KPK Memang OTT

Presiden Jokowi: Prestasi KPK Memang OTT

Beritabatavia.com - Berita tentang Presiden Jokowi: Prestasi KPK Memang OTT

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan para kepala daerah agar berhati-hati menggunakan anggaran, pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang ...

Ist.
Beritabatavia.com - PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan para kepala daerah agar berhati-hati menggunakan anggaran, pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap anggota DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

"Pertama hati-hati dalam mengelola keuangannya, baik APBD, baik APBN, itu adalah uangnya rakyat. Hati-hati. Yang kedua juga yang berkaitan dengan gratifikasi, hati-hati. Semuanya hati-hati," kata Jokowi di sela-sela kunjungan ke Pasar Baru Banjarmasin, Jumat (15/9/2017)

KPK pada Kamis (14/9) malam melakukan OTT terhadap lima orang termasuk satu anggota DPRD Banjarmasin dan unsur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta swasta. "Ya memang kalau ada bukti, ada fakta fakta hukum di situ, saya kira bagus. Prestasi KPK kan memang di OTT," tutur Jokowi.

Presiden pun mempersilakan KPK untuk terus melakukan kegiatan penegakan hukum, termasuk OTT. "Yang ketangkap ya ditangkap, ketangkap kok, asal buktinya ada," ujarnya.

Kelima orang yang terjaring OTT itu diduga terlibat transaksi terkait proses pembahasan peraturan daerah setempat. Tim KPK juga mengamankan sejumlah uang terkait dengan OTT tersebut. Kelima orang itu akan segera dibawa ke kantor KPK di Jakarta untuk tahapan lebih lanjut.

Dalam waktu maksimal 24 jam status pihak-pihak yang diamankan akan ditentukan. Pimpinan KPK akan melakukan konferensi pers pengumuman tersangka pada Jumat sore ini.

Dua hari terakhir, KPK telah melakukan OTT terhadap Bupati Batubara, Sumatera Utara, OK Arya Zulkarnain karena menerima gratifikasi. Kemarin, kembali KPK melakukan OTT terhadap Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Iwan Rusmali, terkait dengan proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Sebelumnya, KPK melakukan OTT terhadap Wali Kota Tegal, Siti Masitha, dan juga Bupati Pamekasan, Ahmad Syafii, semuanya terkait dengan gratifikasi dari pihak ketiga. o rls
Berita Lainnya
Selasa, 05 Maret 2019
Selasa, 05 Maret 2019
Jumat, 01 Maret 2019
Kamis, 28 Februari 2019
Rabu, 27 Februari 2019
Selasa, 26 Februari 2019
Minggu, 24 Februari 2019
Kamis, 21 Februari 2019
Rabu, 20 Februari 2019
Rabu, 20 Februari 2019
Selasa, 19 Februari 2019
Senin, 18 Februari 2019